Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Air mancur Alun-Alun Merdeka, Kota Malang. SP/MLG
Air mancur Alun-Alun Merdeka, Kota Malang. SP/MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi operasional air mancur Alun-Alun Merdeka, serta mengajukan anggaran perbaikan Rp90 juta di APBD Perubahan 2026.

Adanya penyebab bocah mengalami gatal-gatal tersebut dipicu kerusakan pompa dan kendala sirkulasi air. Sebanyak tiga air mancur di Kota Malang tidak berfungsi optimal sesuai harapan masyarakat. Kondisi ini dikeluhkan warga, terutama untuk fasilitas di Alun-Alun Merdeka dan Taman Trunojoyo yang selama ini menjadi wahana bermain favorit anak-anak.

Sehingga, untuk saat ini anak-anak kini tidak dapat lagi bermain basah-basahan di kedua lokasi tersebut. Operasional air mancur di Alun-Alun Merdeka dibatasi hanya menyala pada pukul 18.00–21.00 WIB. Sementara itu, air mancur di Taman Trunojoyo tidak berfungsi total akibat kerusakan mesin pompa.

“Untuk air mancur Alun-Alun Merdeka memang baru kami nyalakan pada pukul 18.00 sampai 21.00 WIB. Pagi dan siang hari sengaja tidak kami hidupkan,” ujar Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Drs. Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, M.AP, Selasa (11/08/2026).

Raymond menjelaskan, penghentian operasional air mancur pada pagi hingga sore hari dilakukan demi alasan kesehatan. Air mancur tersebut menggunakan sistem sirkulasi tertutup tanpa penyaringan. Selain itu, keterbatasan sanitasi dan perilaku anak-anak saat bermain, seperti buang air kecil di area penampungan membuat kualitas air menurun drastis. Dampaknya, DLH menerima sejumlah laporan masyarakat mengenai anak-anak yang mengalami gatal-gatal pada kulit.

Kini, pengunjung hanya diperbolehkan menikmati estetika pertunjukan air mancur dan tata cahaya lampu pada malam hari. Papan imbauan larangan mandi juga telah dipasang di area Alun-Alun Merdeka. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, DLH Kota Malang telah mengajukan alokasi anggaran pemeliharaan pada Perubahan APBD (PAK) 2026. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi beban pengeluaran para petani tembakau selama musim…

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah…

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dengan efisiensi penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, Pemerintah…