Tepian Jalan Muharto Dipenuhi Sampah, DLH Kota Malang Sediakan Kontainer Darurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan tumpukan sampah dan banner larangan buang sampah di Jalan Muharto, Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Penampakan tumpukan sampah dan banner larangan buang sampah di Jalan Muharto, Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di sekitar di kawasan Muharto, Kota Malang, tepatnya yang dekat dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dadakan di sisi timur jembatan Muharto mengeluarkan bau busuk yang menusuk hidung dari tumpukan sampah tersebut. Bahkan, ironinya, banner larangan pembuangan sampah yang sudah terpampang, seakan hanya menjadi pajangan.

Menindaklanjuti fenomena tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengungkap ketiadaan lahan untuk Tempat Pembuangan Sementara (TPS) disebut sebagai biang masalah. Hal itu karena TPS lama, dulunya pernah ada di Jalan Muharto Gang 5 sudah tidak lagi difungsikan. Lantaran banyak makam yang beralih fungsi menjadi pemukiman.

"Dulu ada TPS di Gang 5, tapi sekarang di situ banyak makam yang sudah menjadi hunian. Masyarakat tidak berkenan lagi dijadikan TPS," ujar Plh Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, Kamis (29/01/2026).

Akibat penutupan TPS tersebut, para penggerobak sampah tidak memiliki lokasi alternatif yang jelas. Sampah kemudian ditumpuk di tepi jalan Muharto. Meski ada imbauan agar tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Lebih lanjut, untuk mengatasi masalah sampah yang menumpuk tersebut, sementara DLH hanya memberikan solusi darurat, dengan menyediakan kontainer sampah di lokasi, sekaligus mengatur jam pembuangan. Namun, kebijakan ini dinilai jauh dari kata efektif. 

Raymond mengakui, keterlambatan gerobak sampah serta armada, justru membuat sampah kembali meluber di tepi jalan. Ironisnya, untuk solusi jangka panjang, DLH mengaku masih sebatas mencari lokasi baru pendirian TPS. Belum ada kepastian di mana lokasi pembuangan sementara itu dibangun di kawasan Muharto. Namun, DLH menyebut, ada pilihan rencana penempatan TPS yang baru, akan berada di wilayah timur atau sebelum jembatan Kedungkandang. 

"Kadang penggerobaknya datang terlambat dan kendala teknis armada yang harus diperbaiki. Jadi pengangkutan terlambat. Kita cari solusinya. Kalau ke arah sana (Boldy) terlalu jauh, masyarakat tidak akan mau," tegas Raymond. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…