Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tanaman cabai rawit yang terserang virus gemini. SP/MDN
Tanaman cabai rawit yang terserang virus gemini. SP/MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran berdampak pada penurunan hasil panen secara drastis hingga panen cabai anjlok 80 persen.

Hal itu karena, penyakit yang ditularkan melalui kutu kebul tersebut membuat pertumbuhan tanaman terganggu, diantaranya menunjukkan gejala berupa daun melengkung dan keriting, kemudian menguning hingga kondisi tanaman semakin memburuk. Serangan virus gemini membuat tanaman cabai tumbuh kerdil. Buah cabai juga tidak berkembang secara normal sehingga produktivitas tanaman turun cukup tajam.

“Daunnya mulai keriting, melengkung, kemudian menguning. Kalau sudah seperti itu, pertumbuhan cabainya terganggu,” jelas Simun (60), salah satu petani yang terdampak, Rabu (26/08/2026).

Dalam kondisi normal, lahan yang ditanami sekitar 2.800 batang cabai mampu menghasilkan sekitar 40 hingga 50 kilogram cabai setiap kali petik. Namun, setelah terserang virus gemini, hasil panen Simun hanya berkisar 4 hingga 10 kilogram sekali petik. Oleh karenanya, Simun mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan serangan penyakit tersebut. Salah satunya dengan menyemprotkan insektisida dan pestisida secara rutin sejak tanaman berusia sekitar 15 hari dengan interval lima hingga tujuh hari sekali. 

Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan serangan secara maksimal. Meski demikian, kerugian Simun semakin besar karena harga cabai rawit di tingkat tengkulak juga ikut turun. Jika sebelumnya cabai bisa dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram, kini harganya hanya berkisar Rp25 ribu per kilogram.

Meski hasil panen turun dan harga cabai melemah, Simun memilih tetap merawat tanaman yang masih bertahan hingga masa panen berakhir. Ia juga mulai mempersiapkan penanaman cabai untuk siklus berikutnya. Dan berharap produktivitas tanaman cabai pada musim tanam berikutnya kembali meningkat sehingga biaya produksi yang dikeluarkan petani bisa lebih sebanding dengan hasil panen. md-02/dsy

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…