BTT Meroket Tak Wajar hingga 576 Persen, ‎Telan Porsi 31,6 Persen di APBD Perubahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan Perubahan APBD tahun 2026.
Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan Perubahan APBD tahun 2026.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Sejumlah fraksi DPRD Kota Madiun mempertanyakan lonjakan signifikan pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam rancangan Perubahan APBD 2026. Anggaran BTT yang semula hanya dialokasikan sebesar Rp2 miliar diusulkan naik menjadi Rp13,52 miliar, atau meroket tajam hingga 576 persen.

‎Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat paripurna beragenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan Perubahan APBD, Rabu (26/8/2026).

‎Fraksi Partai Golkar memberikan perhatian khusus pada kenaikan ekstrem ini. Mereka menilai, lonjakan tersebut mengindikasikan lemahnya perencanaan APBD murni sekaligus mencurigai adanya potensi penampungan program non-darurat yang tidak transparan.

‎Senada dengan Golkar, Fraksi PDIP juga menyinggung kenaikan pos BTT yang memakan porsi hampir 31,6 persen dari total tambahan belanja daerah pada RAPBD Perubahan. Fraksi PDIP mempertanyakan apakah perubahan signifikan tersebut sudah sesuai dengan Standar Analisa Belanja (SAB) dan prinsip-prinsip anggaran yang berlaku.

‎Menanggapi persoalan itu, Plt. Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan bahwa pertanyaan yang disampaikan fraksi merupakan hasil analisis kritis terhadap nota keuangan. Ia memastikan seluruh pandangan umum tersebut akan direspons secara resmi dalam agenda jawaban wali kota.

‎"Tentunya dari hasil pandangan umum fraksi-fraksi nanti akan kami jawab dalam jawaban wali kota. Perubahan APBD ini baru mulai dibahas, sehingga nanti akan kelihatan sekaligus bisa menjawab secara riil pertanyaan-pertanyaan dari masing-masing fraksi," ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menegaskan bahwa meski Perubahan APBD adalah agenda rutin tahunan, setiap pergeseran anggaran tetap harus dicermati ketat. Fokus pengawasan ditekankan pada penambahan maupun pengurangan anggaran dalam program pemerintah daerah.

‎Pandangan fraksi, lanjut Armaya, tidak hanya menyoroti persoalan pendapatan daerah, tetapi juga menyangkut program, kegiatan, dan pembiayaan secara menyeluruh. Selain pos BTT, sektor lain yang turut mendapat perhatian besar dari fraksi adalah bidang pendidikan.

‎Seluruh catatan dan pertanyaan fraksi tersebut nantinya akan dikupas lebih rinci dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara komisi DPRD dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja masing-masing.

‎"Nanti kita akan menelisik di mana letak penambahan dan pengurangannya dalam program kegiatan masing-masing OPD. Kalau ada kenaikan yang signifikan di mana, kenapa, dan ada apa itu pasti akan kita tanyakan dalam proses selanjutnya," tegas Armaya.waf

Berita Terbaru

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mengungkap besarnya kebutuhan anggaran untuk membenahi tata kelola sekaligus mengoptimalkan aset-aset l…

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM,Surabaya. Terdakwa Raditya Mohammer Khadaffi mengajukan eksepsi atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam…

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pasar konstruksi dan industri bahan bangunan di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo S…

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam…