PPP-PSI Minta Belanja Seremonial Dialihkan Bansos dan Fasilitas Publik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Erick Komala Anggota Fraksi PPP PSI DPRD Jatim menyerahkan pandangan umum kepada Pimpinan DPRD Jatim Sri Wahyuni
Erick Komala Anggota Fraksi PPP PSI DPRD Jatim menyerahkan pandangan umum kepada Pimpinan DPRD Jatim Sri Wahyuni

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi PPP-PSI DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur memangkas secara signifikan belanja yang dinilai tidak memberikan dampak langsung kepada masyarakat dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

Juru Bicara Fraksi PPP-PSI DPRD Jatim, Erick Komala, mengatakan anggaran untuk perjalanan dinas, studi banding, seminar hingga kegiatan seremonial seharusnya dikurangi dan dialihkan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak.

“Fraksi PPP-PSI mendukung dan meminta pemotongan tajam terhadap belanja yang tidak berdampak langsung, seperti perjalanan dinas, studi banding, seminar, dan kegiatan seremonial agar dialihkan ke bansos produktif dan perbaikan fasilitas publik,” kata Erick saat menyampaikan pandangan fraksinya terhadap Nota Penjelasan Gubernur terkait Rancangan Perda tentang Perubahan APBD 2026, Selasa 18/8/2026.

Menurut Erick, Fraksi PPP-PSI pada prinsipnya mendukung adanya pergeseran anggaran untuk menangani sejumlah program prioritas. Di antaranya penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, bencana, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar.

Namun, dukungan tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan anggaran yang cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Erick juga mengingatkan Pemprov Jatim agar tidak mengulang persoalan rendahnya realisasi belanja modal hingga memasuki akhir tahun anggaran.

Menurutnya, banyak program yang secara konsep baik, tetapi pelaksanaannya lambat sehingga penyerapan anggaran baru kebut menjelang tutup tahun.

“Hindari banyak program bagus tetapi eksekusinya lambat dan sering kali hingga Triwulan III realisasi belanja modal masih rendah. Harapan kami jangan sampai APBD Perubahan ini menumpuk di akhir tahun,” tegasnya.

Fraksi PPP-PSI menilai kualitas APBD tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran yang dialokasikan. Kecepatan dan ketepatan pelaksanaan program juga menjadi indikator penting agar anggaran benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

Selain efektivitas belanja, Fraksi PPP-PSI juga menyoroti ketimpangan alokasi anggaran antarwilayah di Jawa Timur.

Erick mengatakan berdasarkan pencermatan fraksinya, alokasi belanja masih cenderung timpang. Wilayah Surabaya Raya dinilai mendapatkan porsi yang relatif besar, sementara sejumlah wilayah lain seperti Tapal Kuda, Mataraman, dan kawasan Selatan Jawa Timur masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur dasar.

“Wilayah Tapal Kuda, Mataraman, dan wilayah Selatan masih banyak jalan rusak, sekolah rusak, dan Puskesmas tanpa dokter,” ujarnya.

Karena itu, Fraksi PPP-PSI meminta pemerintah daerah memastikan distribusi belanja lebih berkeadilan dan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah.

Menurut Erick, pembangunan Jawa Timur tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu. Kebutuhan dasar masyarakat di daerah juga harus menjadi prioritas dalam penyusunan maupun pelaksanaan P-APBD 2026. “Jangan ada kesan belanja hanya untuk memindahkan masalah,” pungkasnya. Rko/adv

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tengah…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…