Presiden Beri Sinyal KPK Periksa Menteri Nusron

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com – Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan, sikap dari Presiden dalam pernyataannya sehari lalu bisa dipandang sebagai dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi.

“KPK memandang hal itu sebagai bentuk kepercayaan dan dukungan penuh Bapak Presiden terhadap upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK, dengan tetap menempatkan setiap proses penegakan hukum berdasarkan bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Budi saat dimintai tanggapan, Kamis (17/9/2026).

Budi menyebut, KPK juga memandang jika pernyataan Presiden itu sebagai ‘lampu hijau’ terhadap langkah penegakan hukum yang akan dilakukan. Dia pun meyakini, Presiden melalui pernyataannya itu memberi pesan agar penyelenggaraan pemerintahan bisa berjalan efektif ketika ada upaya ‘bersih-bersih’ dari perbuatan menyimpang setiap pembantu Presiden.

“Sebab, korupsi bukan hanya persoalan hukum. Korupsi memiliki dampak yang jauh lebih luas terhadap kualitas pembangunan dan kehidupan masyarakat,” jelas Budi.

Soal Presiden Beri Sinyal KPK Periksa Menteri Nusron,

Istana menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK terkait kasus dugaan suap perizinan HGB Summarecon Bogor yang menyeret sejumlah nama di Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak menutup kemungkinan melakukan perombakan kabinet (reshuffle) jika ada pejabat yang terbukti bermasalah secara hukum atau untuk mencari figur yang lebih kompeten.

KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap HGB Summarecon Bogor, di mana empat orang di antaranya diduga merupakan pihak kepercayaan atau orang dekat Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Pihak KPK menyatakan bahwa pemanggilan terhadap Menteri Nusron Wahid terbuka lebar dan bergantung sepenuhnya pada kebutuhan alat bukti serta pengembangan penyidikan lebih lanjut. Publik dan sejumlah elemen masyarakat turut mendesak agar pemeriksaan dilakukan secara transparan. erc, jk, dna

Berita Terbaru

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 Republik Indonesia, kali ini hadir di Surabaya bukan melalui panggung politik maupun p…

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…