Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah terdampak angin kencang disertai Hujan deras yang menerjang sejumlah wilayah di Jombang. SP/JBG
Rumah terdampak angin kencang disertai Hujan deras yang menerjang sejumlah wilayah di Jombang. SP/JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak empat desa di Jombang, baru saja diterjang angin kencang hingga menyebabkan sejumlah atap rumah dan kios beterbangan serta pohon tumbang di tepi jalan. Kejadian itu sontak membuat warga panik dan bergegas keluar rumah menyelamatkan diri, sementara pemerintah desa dan BPBD Jombang berkoordinasi untuk mendata kerusakan dan menangani dampak kejadian.

Kejadian tersebut dirasakan Rohman (42), warga Dusun/Desa Katemas, Kecamatan Kudu menerangkan, angin kencang disertai hujan deras menerjang wilayahnya sekitar pukul 16.00 WIB sore, kemarin. ”Hujan deras sekitar 30 menitan, terus bareng angin sekitar 15 menitan. Akibatnya, puluhan rumah dan beberapa kios warga banyak yang atapnya beterbangan,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Sementara itu, Supervisor BPBD Jombang Stevy Maria melalui Pepy membenarkan adanya laporan kerusakan akibat angin kencang di sejumlah wilayah. Berdasarkan data sementara, dampak kejadian dilaporkan di empat desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Selain Desa Katemas, Kecamatan Kudu, laporan juga berasal dari Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo; Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh; serta Dusun Sambiroto, Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan. ”Laporan sampai sore ini, angin kencang merusak atap rumah. Untuk detail jumlah rumah yang terdampak masih dilakukan pendataan,” jelasnya.

Perlu diketahui, BPBD Jombang hingga saat ini juga masih menghimpun data kerusakan di seluruh wilayah terdampak.
Hingga sore kemarin, belum ada laporan korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut. jb-02/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…