SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan mahasiswa universitas Muhammadiyah Surabaya mendadak kelimpungan, lantaran didatangi orang nomor satu di Mapolrestabes Surabaya. Sebanyak 580 mahasiswa universitas muhammadiyah Surabaya kemudian tahu dan khidmad mendengarkan paparan dari Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal saat menjadi narasumber dalam Orientasi Dinamika Mahasiswa baru di universitas muhammadiyah Surabaya pada, Sabtu 16 September 2017 pukul 10.00 WIB.
Bertempat di Gedung G lt.6 universitas Muhammadiyah, dengan tema Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keutuhan NKRI melalui Paham Anti Radikalisme.
Mohammad Iqbal dalam sambutanya mengatakan, pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui paham anti Radikalisme sangat diperlukan dan harus sudah melekat pada diri masing masing.
"Peran pemuda sangat oenting, terutama Mahasiswa. Adik-adikku ini adalah generasi oenerus bangsa. Berpikir kritis boleh tapi harus dibarengi dengan sikap nasionalis, cinta tanah air dan hindari paham-paham radikalisme," kata Iqbal, Sabtu (16/9) siang.
Selain itu mahasiswa juga harus memiliki jiwa yang enterpreunere, edukatif dan inofatif untuk membentuk generasi yang profesional dan berguna bagi negara Indonesia.
Ratusan mahasiswa Muhammadiyah Surabaya, setelah mendengarkan paparan dari Kapolrestabes Surabaya, juga ada sesi tanya jawab kepada Kapolrestabes Surabaya, sehingga para mahasiswa juga membuat suasana seminar menjadi lebih akrab dan mencair.
Editor : Redaksi