Lakukan Penipuan Online, Mantan Artis Fabiola, Rela Jalin Asmara

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com : Mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.

            Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Himawan Sutanto Saragih, sebelumnya mengatakan jaringan internasional di Solo Baru, Sukoharjo ini menyasar warga negara asing khususnya Amerika Serikat. Korban diincar dari medsos, aplikasi kencan dll. Fabiola Elizabeth (atau lengkapnya Fabiola Elizabeth Agnes) adalah seorang mantan artis dan model blasteran Jerman-Indonesia yang juga dikenal luas sebagai mantan istri dari Reza Anugrah, salah satu personel boyband SMASH.

            Sebelum namanya mencuat dalam kasus ini, ia dikenal sebagai seorang influencer dan model yang pernah menikah dengan Reza SMASH pada tahun 2018. Namun, pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada tahun 2020 dan mereka dikaruniai satu orang anak.

            Saat ini, nama Fabiola tengah menjadi sorotan publik karena ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sindikat penipuan daring (scammer) jaringan internasional. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sindikat tersebut bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah

            Dalam jaringan penipuan bermodus love scamming dan investasi kripto palsu, Fabiola diduga berperan sebagai model yang melayani video call (panggilan video). Tugasnya adalah meyakinkan korban—yang mayoritas warga negara asing—seolah-olah mereka menjalin hubungan asmara yang sungguhan.

            Meskipun tidak ada korban kelompok Fabiola dari Indonesia, bukan artinya WNI aman. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengatakan memang begitu cara kerja jaringan penipuan online internasional.

            Scammer internasional selalu mengincar korban di negara lain. Warga Indonesia relatif aman dari kelompok Fabiola, tapi justru jadi incaran penipu online dari Kamboja dll.

            "Mereka cenderung akan menghindari melakukan penipuan dari yurisdiksi negara korbannya. Jadi kalau mau menipu orang Indonesia lakukan dari Kamboja, menipu orang Amerika, Vietnam, China atau Eropa lakukan dari Indonesia," kata Alfons,Kamis (4/6/2026).

            Meskipun ada komplotan penipu online lokal yang mengincar warga lokal, penipu lintas negara sengaja ingin menghindari jerat hukum dengan mengincar warga negara asing di luar negeri. Walaupun akhirnya, kelompok seperti Fabiola tetap bisa dicokok Polri.

            Pelajaran dari kasus ini, tidak ada orang yang benar-benar aman dari incaran penipu online. Orang asing diincar penipu dari Indonesia, orang Indonesia diincar penipu asing. Kuncinya kata Alfons, jangan gampang percaya.

            "Simpel, apapun penawaran yang too good to be true itu, jangan dipercaya. Tawaran apapun yang memberikan keuntungan besar, lebih dari bunga bank, jangan dipercaya," pungkasnya. n jk, bin, rmc

Berita Terbaru

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Artis Revaldo Fifaldi, Tak Kapok Bernarkoba

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Artis Revaldo Fifaldi kembali berurusan dengan polisi. Revaldo ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus…

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Solidaritas Jurnalis Jatim, Tuntut Direskrimum Transparan

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:40 WIB

PENAHANAN Raditya M Khadaffi, Pemimpin Redaksi Harian Surabaya Pagi dan pengurus PWI Jatim, ini sudah menjadi persoalan publik. Bukan lagi soal privat Raditya…

Asosiasi Pengusaha Keluhkan Pruduk Impor Ilegal

Asosiasi Pengusaha Keluhkan Pruduk Impor Ilegal

Rabu, 26 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Widjaja Kamdani mengakui bahwa pasar domestik Indonesia saat ini masih banyak d…

Prabowo, Bermimpi Punya PLTS 100 GWp

Prabowo, Bermimpi Punya PLTS 100 GWp

Rabu, 26 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto akan memulai groundbreaking program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt p…

Menhub Perkuat Pengawasan Keselamatan Transportasi di Kepri

Menhub Perkuat Pengawasan Keselamatan Transportasi di Kepri

Rabu, 26 Agu 2026 07:33 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan peningkatan pengawasan keselamatan transportasi darat, laut, dan udara di K…

Pemerintah Klarifi kasi 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal

Pemerintah Klarifi kasi 1.800 Ton Emas Disimpan di Bawah Bantal

Rabu, 26 Agu 2026 07:28 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah memberikan penjelasan terkait pernyataan 1.800 ton emas masyarakat disimpan di bawah bantal. Pemerintah menyatakan, istilah t…