SURABAYAPAGI.com-Jakarta, Produk kecantikan sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat, terutama bagi kaum wanita. Tak hanya untuk mempercantik diri, produk kecantikan ini juga bisa menjadi salah satu pemasukan terbesar untuk suatu negara.
Berdasarkan data The Observatory of Economic Complexity, Indonesia menjadi eksportir terbesar kedua untuk produk kecantikan setelah China, sebesar USD 352 juta atau Rp 4,75 triliun.
Nilai industri kecantikan di dunia mencapai USD 445 miliar atau Rp 6.009,7 triliun pada tahun 2017. Diperkirakan, tren penjualan bulu mata palsu hingga tahun 2023 bisa mencapai USD 1,3 miliar atau Rp 17,5 triliun.
Di antaranya produksi make up yang mencapai angka USD 4,6 miliar atau Rp 62,1 triliun di tahun 2016. Angka ini meningkat 2 kali lipat dalam 5 tahun sebesar USD 2,6 miliar dari tahun 2011.
Salah satu produk kecantikan yang masih diminati saat ini adalah bulu mata palsu. Karena, dari masyarakat biasa hingga kalangan selebriti tentunya akan memakai bulu mata palsu untuk menunjang penampilannya. iy
Editor : Redaksi