Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjual di Pasar Ikan Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Penjual di Pasar Ikan Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani hingga pengepul komoditas ikan air tawar di Lamongan, Jawa Timur. Bahkan, kini harganya anjlok hingga lebih dari 50 persen dalam dua pekan terakhir. Tentu, kondisi ini membuat petani ikan hingga pengepul mengeluhkan pendapatan yang merosot tajam.

Gita Dwi Amelia, salah satu pengepul ikan mengatakan, penurunan harga terjadi hampir di semua jenis ikan air tawar. Menurutnya, anjloknya harga dipicu melimpahnya stok ikan dari petani tambak saat panen raya. Sementara itu, permintaan pasar tidak mampu mengimbangi pasokan yang tinggi. 

"Sudah sekitar seminggu lebih turunnya cukup parah. Ini memang musim panen, jadi stok banyak tapi pembeli tidak sebanding. Untuk harga ikan sekarang anjlok. Mujair hanya Rp 8.000 sampai Rp 12.000, padahal normalnya bisa Rp 18.000 untuk ukuran tanggung. Tombro juga sama, sekarang di kisaran Rp 8.000 sampai Rp 13.000," jelas Gita, Jumat (24/04/2026).

Hal senada disampaikan petani ikan, Ari Palupi. Ia mengaku merugi akibat harga jual yang terlalu rendah, ditambah kualitas ikan yang menurun karena terdampak banjir. "Semua ikan turun. Ikan mas sekarang cuma Rp 6.000 sampai Rp 7.000. Mujair kecil malah cuma Rp 3.000 sampai Rp 5.000. Jelas rugi, apalagi kemarin tambak terdampak banjir, ikan tidak bisa besar maksimal," keluh Ari.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Ikan Lamongan, Wahyono, membenarkan adanya tren penurunan harga dalam dua pekan terakhir. Ia juga menyoroti banyaknya ikan berukuran kecil yang beredar di pasaran. Hal ini dipengaruhi kondisi tambak yang sempat terendam banjir sehingga pemupukan tidak optimal.

"Banyak petani dan pedagang mengeluh. Ini sudah sekitar 15 hari. Penyebabnya karena panen raya bersamaan, sehingga suplai melimpah tapi tidak semua bisa terserap pasar. Kalau stok terlalu banyak, harga bisa jatuh drastis. Pagi masih Rp 15.000, siang bisa turun sampai Rp 3.000," jelas Wahyono.

Diketahui, untuk saat ini para pelaku usaha perikanan berharap harga ikan bisa kembali stabil, meski kenaikan signifikan diperkirakan baru terjadi menjelang akhir tahun. Naiknya harga ikan, menurut petani, bisa sedikit menolong mereka yang baru saja dilanda banjir. lm-01/dsy

Berita Terbaru

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today ,The Straits Times dan BBC, Soroti Dadan

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:14 WIB

SURABAYAPAGI .com: Sejumlah media di Malaysia seperti New Straits Times, The Star, Free Malaysia Today, The Straits Times dan media dari Inggris BBC ikut…

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Dishub Surabaya Laporkan Dugaan Pencurian Tiang Rambu Parkir di Depan Satpas Colombo

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:12 WIB

Surabaya Pagi.COM - Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat…

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif, dan Humanis

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Surabaya Pagi.com  - Memastkan peningkat pelayanan publik terhadap masyarakat Surabaya, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno,melakuan kunjungan kerja …

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Letjen (Purn) Lodewyk, Mantan Pangdam Bukit Barisan

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), salah satunya dengan mencopit Letjen TNI (Purn) Lodewyk…

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Dadan, Disuruh Pulang Haji Lebih Cepat , untuk Dicopot

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo setelah sampai Indonesia dan pulang Haji lebih cepat demi agenda besar.Dadan dan istrinya yang…

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Dadan Hindayana, Terindikasi Salahgunaan wewenang

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu…