SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski sempat tertunda beberapa hari karena banyak faktor, akhirnya DPRD Lamongan menggelar rapat Paripurna pembahasan APBD 2018, yang digelar gedung dewan, Jumat (20/10/2018) dengan agenda pembacaan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD.
Mengawali pengantarnya, Fadeli memberikan garis agar penyusunan APBD Tahun 2018 bisa fleksibel, sehingga bisa memenuhi kebutuhan kebijakan pembangunan daerah. “Penyusunan APBD Tahun 2018 harus memiliki fleksibilitas dalam memenuhi kebijakan pembangunan yang akan dicapai,” kata Fadeli.
Di sisi lain, dia mengatakan upaya-upaya peningkatan fiskal daerah terus lebih didorong secara maksimal. Baik upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, dana perimbangan maupun pembiayaan.
Rancangan APBD Tahun 2018 seperti dijelaskan Fadeli, pada sisi pendapatan daerah secara kumulatif ditargetkan sebesar Rp. 2.615.648.541.797. Sedangkan Belanja Daerah direncanakan dialokasikan sebesar Rp. 2.628.648.541.797.
Postur itu akan membuat APBD 2018 direncanakan mengalami defisit sebesar Rp. 13.000.000.000. Defisit itu selanjutnya akan ditutup melalui pos pembiayaan dengan jumlah yang sama, sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan menjadi sebesar nol rupiah.
Editor : Redaksi