SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur, sodorkan nama Masfuk untuk menjadi kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) bagi Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2017. Hal tersebut, diungkapkan oleh Bendahara DPW PAN Jawa Timur Agus Maimun kepada Surabaya Pagi.
Agus Maimun, mengatakan jika didorongnya Masfuk sebagai Cawagub bagi Khofifah adalah hasil keputusan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) beberapa waktu lalu. Sebelumnya, dari internal PAN muncul dua nama yang digadang-gadang akan menjadi Cawagub yang diusulkan oleh PAN. Diantaranya adalah Bupati Bojonegoro Suyoto dan Ketua DPW PAN Jawa Timur Masfuk.
"Jadi, KopiMas (Kofifah - Masfuk) itu sebenarnya digadang-gadang oleh masyarakat dari meme yang beredar di berbagai grup dan medsos (media sosial) sehingga menjadi viral. Ini artinya, ada sebuah harapan yang ideal tidak hanya mewakili satu golongan tapi merepresentasikan seluruh golongan di Jawa Timur," katanya saat dihubungi, Kamis (19/10/2017).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN di DPRD Jatim itu menilai, Masfuk sudah membuktikan diri dengan banyaknya prestasi telah diraih. "Pak Masfuk sudah berhasil membangun Lamongan selama dua periode, beliau juga dinobatkan sebagai Bupati terbaik di Indonesia pada saat itu. Dan, Pak Masfuk juga representasi nasionalis religius," jelasnya.
Agus pun memastikan jika kelak duet KopiMas ini terwujud, maka akan semakin memajukan kesejahteraan di Jatim. Saat ini, kondisi PDRB di Jatim masih dibawah angka 3 persen.
"Karena itu, dengan pengalaman Masfuk yang juga memiliki hubungan baik dengan seluruh kepala daerah di Jatim diyakini dapat meningkatkan angka pembangunan yang sudah ada. Kebutuhan Wakil Gubernur (Wagub) yang bisa menjadi komunikator dan konsolidator bagi Kabupaten/Kota sangat penting. Karena, hal itu bisa meningkat kalau ada kerja sama yang baik dengan semua kepala daerah," tegas Agus Maimun.
Di sisi lain, Agus juga meyakini kehadiran Masfuk dapat mengambil blank spot (daerah) yang ditinggal oleh pasangan lain. "Karena ada beberapa wilayah yang nampaknya belum terakomodir oleh Paslon yang sudah ada," pungkasnya. ifw
Editor : Redaksi