SURABAYAPAGI.com-Jakarta, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menilai para santri siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai gangguan. Menurutnya, santri siap mengabdi dengan keindonesiaan, keislaman, dan kemanusiaan.
"Santri akan selalu berada di garda terdepan sebagai pengawal dan penerang dalam menyuarakan persatuan dan keutuhan NKRI dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Yaqut dalam keterangannya, Senin (23/10).
Mengingat kapasitas santri yang memiliki keimanan, keislaman, dan keihsanan, Yaqut meyakini bahwa santri adalah orang paripurna. Menurutnya, ada beberapa arti dari kata santri. Mulai dalam versi Jawa, bahkan thamil. Tapi, lanjutnya, Ansor lebih suka dengan arti santri versi bahasa Inggris yaitu sun (matahari) dan three (tiga). Dia menjelaskan bahwa matahari adalah sumber energi yang tidak habis-habis dan matahari menerangi alam semesta di siang hari.
Menurutnya, tiga matahari itu bisa dipahami sebagai iman, Islam, dan ihsan. Tiga hal inilah yang dipelajari para santri selama menimba ilmu sebagai generasi muda. Artinya, ketika orang memilih menjadi santri, berarti mereka akan menjadi makhluk Allah yang sempurna karena dia wajib memiliki tiga matahari itu yaitu memiliki keimanan, keislaman, dan keihsanan.
Dalam konteks keindonesiaan, jelas putra KH. Muhammad Cholil Bisri ini, santri memiliki jasa luar biasa bagi negeri ini. Salah satunya adalah kemerdekaan Indonesia yang juga hasil perjuangan para santri. Iy/mrk
Editor : Redaksi