Polda jatim musnahkan 22kilo kokain temuan Sumenep

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, Madura, sebagai upaya mencegah penyalahgunaan barang bukti.

"Barang-barang ini mempunyai nilai yang menggiurkan. Jadi lebih baik segera dimusnahkan supaya tidak terjadi penyalahgunaan," kata Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Nanang Avianto di Surabaya, Senin.

Nanang menjelaskan, kokain tersebut awalnya ditemukan dengan berat sekitar 27 kilogram karena bercampur pasir dan sampah laut. Setelah dibersihkan, berat bersihnya menjadi 22,22 kilogram.

Ia menyebutkan temuan tersebut menjadi perhatian serius karena selama ini peredaran narkotika di Jawa Timur didominasi sabu, ganja, dan ekstasi.

“Ini menandakan adanya jenis narkotika yang tidak biasa beredar di wilayah ini. Jenis ini sangat mahal dan baru kali ini kami temukan,” ujarnya.

Menurut dia, wilayah pesisir Jawa Timur memiliki tingkat kerawanan tinggi sebagai jalur masuk penyelundupan narkotika, mengingat garis pantai yang panjang dan sejumlah titik yang relatif minim pengawasan.

“Wilayah pesisir yang sepi pengawasan rawan dijadikan jalur penyelundupan. Ini menjadi perhatian khusus bagi kami,” katanya.

Sepanjang 2026, Polda Jawa Timur mencatat pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti mencapai 72,77 kilogram sabu, 37,9 kilogram ganja, 53 batang tanaman ganja, serta 22,22 kilogram kokain.

Ia menambahkan, pihaknya bersama Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) masih mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan penyelundupan kokain yang diduga berkaitan dengan jaringan internasional.

“Kami menganalisis jaringan berdasarkan data kokain dari Kolombia. Ini menjadi indikasi adanya jalur perdagangan gelap internasional yang masuk ke perairan Indonesia,” ujarnya.

Nanang juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, untuk segera melapor kepada aparat jika menemukan benda mencurigakan yang diduga terkait narkotika.

“Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.n.vk.nna.hk

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…