Pasar Ayam Dijadikan Lokasi Prostitusi Digerebek Polisi

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kebumen- Operasi Penyakit Masyarakat yang dilakukan gabungan Kapolres Kebumen AKBP yang dipimpin langsung oleh Titi Hastuti menyasar Pasar Ayam Tamanwinangun Kebumen akhir pekan lalu. Para personel gabungan dari PJU Polres Kebumen, para Polwan, personel Intel, Reskrim dan Sat Sabhara menggrebek praktik prostitusi di kawasan pasar tersebut. Dari penggrebekan yang digelar pada pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB itu, Polres Kebumen mengamankan tiga mucikari dan 12 PSK. Tiga mucikari yang diamankan masing-masing berinisial SM (56), SL (47), SR (46). Ketiga mucikari merupakan ibu rumah tangga warga Desa Tamanwinangun Kebumen. Penggerebekan digelar menysul adanya laporan masyarakat yang merasa resah. “Razia ini berdasarkan laporan masyarakat. Kita tindak lanjuti laporan itu. Ternyata benar, kita dapatkan belasan PSK dan tiga Mucikari dalam operasi itu,” kata AKBP Titi, Senin (30/10/2017) pagi. Salah satu PSK berinisial SC (29) warga Purwokerto yang terjaring saat operasi, dirinya mengaku kurang lebih satu tahun menjadi PSK di Kebumen karena tidak ada pilihan lain untuk mencari nafkah. Bahkan dirinya sudah berpindah-pindah dari kota ke kota untuk menjadi PSK karena tuntutan ekonomi. “Saya sudah ditinggal suami, bahkan saat saya dalam posisi hamil. Saya sebetulnya tidak ingin jadi PSK. Tapi, mau gimana lagi kebutuhan hidup terus bertambah,” kata SC. Dari operasi ini, Kapolres Kebumen berharap Pasar Ayam tersebut dapat dikembalikan fungsi asalnya. “Ini, kan aslinya Pasar Ayam. Namun jika dalam posisi tidak beroprasi saat pasaran, digunakan untuk prostitusi terselubung. Semoga dengan adanya razia ini dapat dikembalikan ke fungsi asalnya,” kata Kapolres. (hm/trib)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru