Dispora Larang Atlet Jatim Berlatih di Lapangan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Manajer Tim Puslatda Hockey Jatim, Didiek Harjanto, menganggap apa yang dilakukan Dispora Surabaya sudah sabotase, karena melarang para atlet berlatih di Lapangan Hockey Dharmawangsa. Tim Puslatda Hockey Jawa Timur menjadi korban dari pengusiran yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya saat menggelar latihan di Lapangan Hockey Dharmawangsa, Surabaya, Rabu (22/11). Hal tersebut pun merugikan tim, karena merusak program latihan yang tengah dilakukan jelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua. "Ini sudah sabotase. Ini kan untuk kepentingan orang banyak, bukan hanya Surabaya, tapi lebih luas lagi, yakni Jawa Timur," imbuhnya. Sementara itu, Pelatih Tim Puslatda Hockey Putri, Suryanto Agung, mengaku kecewa dengan sikap Dispora Surabaya. "Kenapa jadi semakin arogan seperti ini pihak Dispora Surabaya, ini kan fasilitas umum yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh orang banyak, bukan melarang sampai seperti ini," sesalnya. Pria yang akrab disapa Surya ini, menjelaskan, bahwa Lapangan ini bisa lebih jelas kegunaannya jika dimanfaatkan dengan benar. "Dipakai atau tak dipakainya lapangan tetap akan rusak jika maintenance digunakan sebagai alasan mereka, untuk melarang kami memakai lapangan. Apa lagi lapangan senilai 20'an Miliar ini bergaransi hingga sekitar 5 tahunan, akan lebih bermanfaat jika dipakai," paparnya. Di sisi lain, Kepala Bidang Prasarana Dispora Surabaya, Edi Santoso, mengaku jika pengusiran itu dilakukan karena adanya miskomunikasi terkait perijinan dengan Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jatim. "Kita menegur lantaran ijin apakah sudah benar, itu saja. Selebihnya kami mengizinkan lapangan digunakan untuk latihan," ujar pria yang disapa Edi saat dihubungi, Kamis (23/11). jsd

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru