SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Poros tengah yang pada awalnya diinisiasi oleh Partai Gerindra, PAN, dan juga PKS terancam ditinggal salah satu gerbongnya. Presiden PKS Sohibul Iman beberapa waktu yang lalu mengungkapkan bahwa partai yang ia pimpin kemungkinan besar akan memberikan dukungan ke Gus Ipul.
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan bahwa dirinya akan menghargai apabila sikap final PKS lebih memilih untuk memberikan dukungan kepada Gus Ipul. Poros tengah sendiri masih dapat terbentuk hanya dengan koalisi antara Gerindra dan PAN yang apabila ditotal sudah memiliki 20 kursi di DPRD Jatim.
"Tetapi, saya berharap nantinya PKS masih akan tetap bersama poros tengah. Saya masih berharap hal tersebut. Hengkangnya PKS dari poros emas bukan hanya berarti kehilangan 6 kursi, melainkan kehilangan dukungan dari partai yang memiliki basis massa militan," kata Sadad, Jumat (8/12).
Meskipun demikian, Sadad juga mengaku bahwa strategi-strategi untuk memenangkan Pilgub Jatim 2018 telah disiapkan oleh partai besutan Prabowo Subianto tersebut. "Gerindra sudah memiliki strategi untuk menang yang tidak bisa dibeberkan. Kalau tidak punya strategi, tidak mungkin kita menginisiasi poros emas. Hal begitu tidak bisa coba-coba. Pada prinsipnya, kami optimis untuk bisa menang," tegasnya.
"Kedua poros yang ada kan memang punya kelebihan, tapi juga punya kekurangan yang sudah kita pelajari. Itu saja kuncinya," tambah Sadad.
Ditanya tentang waktu pengumuman sikap resmi Partai Gerindra untuk Pilgub Jatim 2018, menurut Sadad hal tersebut mutlak menunggu sikap resmi DPP. Pengambilan keputusan terkait Pilgub di Partai Gerindra merupakan kewenangan mutlak dari DPP.
"Intinya begini, kami menunggu perintah DPP. Pokoknya tunggu perintah, lalu dijalankan, dan kemudian menang. Itu saja," pungkas Sadad.
Senada, Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun juga optimis bahwa poros tengah yang mereka gagas mampu bersaing pada Pilgub Jatim 2018. Sebab, partai-partai yang ada di poros tersebut akan membangun rumusan untuk mesin partai yang solid demi meraih kemenangan.
"Kuncinya, ada tiga hal. Pertama, kami sudah menjadi satu. Kedua, kami sudah menghilangkan ego sektoral antar partai. Dan yang ketiga, kami dari PAN sudah punya pengalaman menang," tegas Agus Maimun secara terpisah.
Dikonfirmasi atas sikap resmi PKS, Ketua DPW PKS Jawa Timur Arif Hari Setiawan mengatakan bahwa finalisasi sikap PKS nantinya akan dilakukan apabila waktunya tepat. Hal tersebut disebabkan politik yang senantiasa dinamis.
"Terkait info soal dukungan ke Gus Ipul, sampai saat ini kami masih menunggu arahan dari DPP. Setiap proses dinamika politik yang terjadi di Jatim pun juga selalu kami laporkan ke DPP. Hingga waktu pendaftaran ini masih ada 3 bulan. Masih sangat panjang. Insya Allah sebelum akhir tahun nanti," pungkas Arif. ifw
Editor : Redaksi