SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah kelompok wirausaha baru semakin bermunculan di Kota Kediri. Sejumlah pelatihan dan pembinaan dilakukan Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Kota Kediri diberikan ke pelaku usaha. Harapannya para pelaku wirausaha baru itu dapat menjadi mandiri dan semakin sukses. Saat ini pelaku wirausaha baru meningkat di sejumlah Kelurahan di Kota Kediri.
Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Kota Kediri, Kristanto mengatakan, program wirausaha baru (WUB) sebenarnya sudah dilakukan setiap tahun. Pelatihan dan pembinaan tersebut agar dapat menjadi wirausaha sukses. "Kita memiliki tujuan bagaimana membuat wirausaha baru ini bisa meningkat. Caranya melatih dan membina dengan mengadakan pelatihan dan pembinaan," ujar di kantornya, Jumat (15/12/2017).
Lanjutnya, dalam pelatihan ini nantinya para kelompok wirausaha baru diberikan pemahaman tiga kategori. Diantaranya kategori pola ketrampilan, pola permodalan dan pemanfaatan. Nantinya bagi yang belum memiliki skill bagi pelaku wirausaha akan diberikan pelatihan terlebih dahulu.
"Yang belum memiliki ketrampilan kita latih. Nantinya kita juga berikan solusi dalam permodalan dan pemasarannya. Dalam permodalan ini kita punya dana bergulir dengan bunga murah hanya 4 persen setahun dan itu bisa dimanfaatkan bagi pelaku usaha baru. Sementara dalam pemasarannya kita juga akan ikutkan pameran," jelasnya.
Sejauh ini ada beberapa wirausaha baru yang sudah mendapat pelatihan dan pembinaan dari dinas setempat. Salah satunya, sentra batik tulis di Rejomulyo, Dermo dan Tinalan. Tenun ikat bahkan hingga wirausaha Kopi di Ketami dan masih banyak lagi.
Fitri, salah satu pelaku usaha baru warga Kelurahan Tinalan, Kota Kediri mengaku, tertarik dengan adanya pelatihan yang digelar dinas setempat. "Kita merespon pelatihan ini karena oleh dinas dilatih mulai dari proses hingga pemasarannya," ujar ibu yang tergabung dalam Kelompok Batik Tina Jaya, Kelurahan Tinalan, Kota Kediri.
Ia juga berharap dalam pelatihan ini ke depan kalangan muda di Kelurahan Tinalan juga ikut tertarik dalam mewujudkan wirausaha baru. Selain itu ia juga berharap Kelurahan Tinalan segera memiliki galeri untuk pemasaran produk batik yang sudah dirintis hampir setahun itu.
"Kita juga ingin anak muda ikut dalam pelatihan ini. Sehingga dapat menjadi bekal dalam berwirausaha. Selain itu, mudah-mudahan setelah mendapat monitoring dari dinas setempat Kelurahan Tinalan segera memiliki Galeri sendiri dalam pemasarannya," tandasnya. can
Editor : Redaksi