Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Jamaah Haji Asal Lamongan saat mengikuti manasik haji beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN
Calon Jamaah Haji Asal Lamongan saat mengikuti manasik haji beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum menerima seragam dan suvenir dari Bank Penerima Setoran (BPS), dalam hal ini Bank Jatim Syariah.

Karuan saja, kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan jamaah dan keluarga. Salah satunya disampaikan oleh Choirul Huda, anak dari salah satu calon jamaah haji asal Kecamatan Turi.

“Sampai sekarang orang tua saya belum menerima seragam haji, padahal waktu keberangkatan tinggal hitungan minggu. Kami khawatir kalau ini terus molor bisa mengganggu persiapan keberangkatan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, seragam bukan hanya sekadar atribut, tetapi juga menjadi kebutuhan penting selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

“Seragam itu penting untuk identitas jamaah, apalagi nanti di sana jumlahnya jutaan. Kami berharap Bank Jatim Syariah untuk segera mendistribusikan agar jamaah tidak was-was,” imbuhnya.

H. Abdul Ghofur Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh, Kabupaten Lamongan saat dikonfirmasi tidak menampik, dengan keterlambatan distribusi seragam calon jamaah haji.

"Keterlambatan suvenir terjadi se Jatim bukan hanya Lamongan. kemenhaj jauh sudah infokan ke Bank  Jatim Syariah bahwa Bank lain sudah diberikan untuk suvenir batik itu," ungkapnya.

Karena menurut Ghofur  pemberian seragam atau suvenir adalah dari bank penerima setoran (BPS) Ke jamaah haji. "Suvenir ini menjadi otoritas kewenangn Bank Jatim Syariah. Tadi pagi sudah saya konfirmasi lagi dan disampaikan suvenir akan diberikan dalam minggu ini, 2 atau 3 hari lagi," jelasnya.

Terpisah, Dino Isa Pimpinan Cabang Pembantu Bank Jatim Syariah Gresik, saat dihubungi surabayapagi.com membenarkan kalau sejumlah 612 jamaah haji asal Lamongan, belum menerima suvenir seragam.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan nya terkait distribusi seragam haji, karena murni adanya keterlambatan pengiriman dari pihak vendor," ujarnya.

Pihaknya memastikan, kalau seragam untuk calon jamaah haji yang BPIH nya melalui Bank Jatim Syariah, mulai Senin ini akan didistribusikan. "Mohon maaf terkait seragam calon jamaah haji, siang ini Insya Allah sudah sampai di kantor Lamongan, dan mulai siang hari ini juga akan langsung kami distribusikan," ujarnya.

Sekadar diketahui, jumlah jamaah haji Lamongan tahun ini cukup besar, yakni sekitar 2.758 jamaah, yang dijadwalkan berangkat dalam beberapa kloter mulai tanggal 29 April hingga 1 Mei 2026. Dengan waktu yang semakin mepet, para jamaah berharap persoalan distribusi seragam dapat segera diselesaikan.jir

Berita Terbaru

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

“Contoh rumah. Rumah ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7,”…

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…