Makin Akrab, Iran dan Rusia Integrasikan ATM

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Teheran - Iran dan Rusia sedang dalam proses untuk mengintegrasikan sistem pembayaran via bank. Dua pihak masih merundingkan perjanjian resmi antara bank sentral masing-masing untuk menyingkirkan kendala hukum, kata Davood Mohammad Beigi, direktur Departemen Sistem Pembayaran Bank Sentral Iran (CBI). "Saat ini, Iran menjalin hubungan yang paling erat dengan Rusia di bidang kartu kredit internasional dan dalam beberapa bulan terakhir telah dilakukan upaya-upaya bagus secara teknis," kata Beigi seperti dikutip media lokal, Selasa (26/12) waktu setempat. Dua negara itu akan bekerja sama dalam pelayanan kartu magnetik. "Yaitu kartu kredit biasa yang bisa digunakan pemakainya di luar negeri," ujarnya. "Dengan mengacu pada suku bunga yang disetujui antara customer dengan pihak bank, bank (di Rusia) akan membayar dengan mata uang asing dan kemudian menagih jumlah yang setara dalam denominasi rial dari rekening bank yang bersangkutan," jelasnya. Oktober lalu sudah diumumkan bahwa integrasi sistem pembayaran via bank antara Iran dan Rusia akan diterapkan dalam tiga bulan berikutnya. "Warga negara Iran yang memiliki Shetab (sistem pembayaran nasional Iran) dan warga Rusia yang memiliki kartu Mir Business Bank bisa memakai ATM di kedua negara," kata Seyyed Abu-Taleb Najafi, pejabat perbankan Iran. Tahap berikutnya adalah mengintegrasikan sistem pembayaran Iran dengan jaringan global yang menuntut infrastruktur canggih sesuai standar internasional. "Kami sedang menyiapkan persyaratan infrastruktur yang dibutuhkan untuk melaksanakan tahap berikutnya dengan membangun jaringan bekerja sama dengan perusahaan Rusia BPC," kata Najafi. Proses pembuatan infrastruktur ini diperkirakan akan memakan waktu paling tidak 10-12 bulan, tambahnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru