Ada Dugaan Monopoli SPPG dari Seorang Politisi

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025. Kini memasuki fase penguatan di tahun kedua. Meskipun fondasi program dinilai sudah mulai berjalan on the track, masih terdapat sejumlah kendala signifikan di lapangan.
Terutama tantangan tata kelola. Ini cukup berat, sebab terkait bisnis dapur atau SPPG. Dalam tata kelola dapur ada isu praktik monopoli.

            Ini mendapat kritik mengenai efisiensi biaya, termasuk terhadap insentif harian bagi unit pelayanan gizi yang dinilai terlalu tinggi. Sementara isu kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di kawasan Gerbang Kertasusilo meredup. Tim Surabaya Pagi yang terdiri Raditya M Khadaffi, Lordna Putri  , Hikmah Jaya menurunkan reportase Asta Cita secara ekslusif, dibantu koresponden Mojokerto, Duwi Agus Susanti, koresponden Lamongan M Hajir, akan menulis dalam tiga reportase. (Redaksi)

            Dari wawancara dengan beberapa SPPG di Surabaya, Sidoarjo, Krian, Gresik dan Lamongan, kendala tata kelola ijin masih bersifat lambat dan birokratis.
Masih ada catatan kritis mengenai komitmen pemberantasan korupsi di MBG yang belum maksimal.
Tim Surabaya Pagi menemukan beberapa ketimpangan.

            Salah satu pemilik SPPG di Surabaya menggaris bawai temuan Indonesian Corruption Watch (ICW), November 2025, yang menyoroti praktik monopoli oleh pemasok tertentu. Ini ada dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang mengarahkan pasokan melalui satu koperasi tertentu bahkan terjadi di beberapa SPPG tingkat daerah Sidoarjo.

            Kepala SPPG di beberapa daerah, seperti Paiton Probolinggo, diduga mengarahkan pasokan bahan pangan ke koperasi tertentu. Ada satu vendor menjadi penyuplai tunggal untuk beberapa SPPG.
Seorang SPPG di Krian membenarkan temuan ICW yang mengungkap adanya markup (penggelembungan) harga dan praktik monopoli, termasuk monopoli pembelian peralatan dapur. Kasus di Sidoarjo ditemukan di Sulsel, di mana ada dugaan satu pihak menguasai 41 dapur MBG. Masya Allah.

Mereka juga gunjingkan pemberhentian SPPG. Ada 1.700 SPPG ditutup sementara atau diberhentikan karena tidak sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). Tetapi masih menerima insentif Rp 6 juta per hari. Jadi, meskipun terdapat kendala teknis dan tata kelola, terutama pada program MBG, mereka respek pemerintah berkomitmen melanjutkan program ini hingga 2029.

            Saat ini, di Kabupaten Sidoarjo, tepatnya Kecamatan Jabon, ada SPPG yang dipergunjingkan. Tim Surabaya Pagi menemukan gedung SPPG di desa Kedung cangkring, Panggreh dan Kupang dimiliki satu orang. Menurut beberapa sumber monopoli "diduga" dilakukan beberapa politisi. Sayang hingga tulisan ini naik cetak, politisi tersebut belum bisa dikonfirmasi .

            Hal pasti satu SPPG dikelola menggunakan sebuah Yayasan dan satunya menggunakan badan hukum Pondok pesantren. Uniknya, dua gedung sama sama bercat warna biru mirip bendera partai Demokrat. Posisi gedung berharap hadapan.

            Menurut Utomo yamg punya lahan SPPG sebelah barat, gedung lebih kecil dikelola si politisi sendiri. dan gedung yang sebelah timur dikelola pondok. Utomo nyatakan gedung yang dibangun sendiri 90% sudah rampung. Tinggal peralatan dapur.

            Peralatan dapur Satuan Pelayanan Percontohan Gizi (SPPG) yang belum ada, terdiri dari alat-alat produksi massal yang higienis, tahan lama, dan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN). Selain kompor gas industri, rice steamer, kwali range, wajan besar, panci, vegetable cutter, food processor, mesin pemotong, talenan, timbangan, tray sealer, serta meja dan rak stainless steel. Peralatan ini dirancang untuk produksi efisien. Menurut beberapa sumber, diduga ada monopoli Vendor .

            Gedung warna biru yang saling Berhadapan di Jabon, tak didengar di Mojokerto. Saat ini di Mojokerto ada 77 SPPG.

***
Hingga Sabtu (2/5) isu monopoli SPPG di Kota Mojokerto, belum mencuat. di Kota Mojokerto, total ada 18 Kelurahan, 3 Kecamatan. Dan kini terbentuk 18 KKMP dan 13 SPPG. Sementara di Kabupaten Mojokerto Total ada 304 desa/kelurahan, dan 18 Kecamatan. Saat ini terbentuk 120 KDMP, 77 SPPG.

Saat ini program MBG di Mojokerto pada realisasinya berada dalam naungan Badan Gizi Nasional (BGN), yang bekerja sama dengan Yayasan Sosial untuk penyalurannya.

            Realitanya, anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) ditetapkan berkisar Rp13.000 hingga Rp15.000 per porsi, di mana alokasi bahan baku murni adalah Rp8.000–Rp10.000 per porsi. Sisa anggaran digunakan untuk biaya operasional Rp3.000 (relawan/listrik) dan sewa fasilitas/mitra Rp2.000.

            Pada bulan Januari 2026 kemarin, MBG Di Kabupaten Mojokerto sempat menjadi viral di pemeberitaan nasional karena sebanyak 411 siswa mengalami dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

            Kasus ini melibatkan beberapa sekolah dan pesantren, dengan puluhan korban sempat dirawat inap sebelum akhirnya sembuh. (tim Surabaya Pagi)

 

Berita Terbaru

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Wamendag Tekankan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Fesyen Lokal

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong penguatan daya saing produk fesyen Indonesia melalui integrasi i…