"Jangan sampai hukum digunakan sebagai alat pukul politik yang tebang pilih sesuai selera kekuasaan.

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news


SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut "offside" dan menuding adanya skandal moral, bahkan secara frontal menyinggung isu orientasi seksual, yang dianggap dapat meruntuhkan legitimasi pemerintah.
            Amien Rais secara terbuka mendesak Presiden Prabowo untuk segera melepaskan diri dari pengaruh Teddy dan mencopotnya dari jabatan untuk menjaga marwah institusi negara.
Hilang dari YouTube: Video berdurasi 8 menit tersebut mendadak hilang atau tidak dapat diakses dari YouTube pada Sabtu, 2 Mei 2026, setelah sempat viral.Video tersebut, yang diunggah pada 30 April 2026.
            Video berdurasi delapan menit itu diunggah Amien Rais di kanal YouTube pribadinya pada Kamis (30/4/2026). memicu polemik dan diturunkan karena keberatan resmi. Potongan video berjudul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" itu juga beredar luas di media sosial. Namun, video di kanal Youtube Amien Rais Official sudah tidak dapat diakses oleh pengguna di Indonesia.
Keterangan pada tautan video tersebut kini tidak lagi tersedia, karena adanya keberatan resmi yang disampaikan oleh pemerintah. Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, menegaskan bahwa tim internal Amien Rais tidak melakukan penghapusan mandiri atas konten tersebut.
Video tersebut memicu perdebatan mengenai batas kritik terhadap pemerintah versus privasi pejabat.

Hilang dari Kanal Youtube Amien
            Video yang memuat pernyataan Amien Rais soal kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendadak hilang dari kanal Youtube Amien Rais Official. Potongan video berjudul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" itu juga beredar luas di media sosial. Namun, video di kanal Youtube Amien Rais Official sudah tidak dapat diakses oleh pengguna di Indonesia.
            Keterangan pada tautan video tersebut tidak lagi tersedia, karena adanya keberatan resmi yang disampaikan oleh pemerintah. Terkait menghilangnya video pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan Prabowo dan Teddy Indra Wijaya, Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi mengatakan, video itu tidak dihapus atau tidak di-takedown mandiri oleh tim internal Amien Rais. Video itu "hilang" dari platform Youtube karena adanya keluhan hukum. Ridho menjelaskan, narasi yang disampaikan Amien Rais dalam video tersebut sebenarnya merupakan bentuk penyampaian kegelisahan yang sudah berkembang di tengah masyarakat.

Silahkan Lapor, Jangan Kepentingan Politik
            Sekjen DPP Partai Ummat Taufik Hidayat mempersilakan pihak manapun untuk menempuh jalur hukum atas pernyataan Amien Rais. Pernyataan Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuai reaksi keras dari berbagai kalangan.
            "Kalau ada yang merasa dirugikan, silakan saja untuk menempuh jalur hukum sebagaimana dijamin di negeri ini. Kita tidak bisa membatasi hak mereka untuk menggunakan haknya," ucap Taufik, Sabtu (2/5/2026).
            Namun, Taufik meminta proses hukum tersebut tidak disalahgunakan sebagai alat kepentingan politik. Sebab penegakan hukum di Indonesia harus dilakukan secara adil. "Tetapi jangan sampai hukum digunakan sebagai alat pukul politik yang tebang pilih sesuai selera kekuasaan."
Terkait pernyataan Amien Rais, Taufik memandang hal yang disampaikan bukanlah sesuatu yang baru. Amien, menurutnya, hanya mengutarakan kegelisahan masyarakat yang disampaikan dengan lugas sesuai karakternya.
            "Kalau kita amati, sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Pak Amien tersebut, sudah banyak beredar di masyarakat. Adapun yang disampaikan Pak Amien adalah menyuarakan kegelisahan tersebut dalam bahasa yang lugas sebagaimana ciri khas beliau," ucap Taufik.
"Ini adalah bentuk kepedulian dan kecintaan beliau terhadap negeri ini dan Pak Prabowo sebagai sahabat lamanya. Rekam jejak kritis dan keberanian beliau sudah kita saksikan bersama sejak zaman Orde Baru," ucap dia. n erc, jk, rmc

Berita Terbaru

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI : Warga memergoki pasangan selingkuh di Gunungkidul. Setelah menjalani sidang rakyat, keduanya disanksi membeli material bangunan untuk…

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Richard Lee, yang masih mendekam di tahanan mendapatkan kabar sertifikat mualafnya dicabut oleh pengurus Mualaf Centre Indonesia sekaligus…

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Nasib mahasiswi yang digerebek saat bersama Dedek Kusnadi, dosen di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hingga Senin (4/5)…

Keluarga Direktur Gas PT Pertamina, Menangis di Sidang

Keluarga Direktur Gas PT Pertamina, Menangis di Sidang

Senin, 04 Mei 2026 22:15 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Keluarga dan pendukung mantan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto divonis 4,5 tahun penjara, menangis saat mendengar vonis tersebut.     …