SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kurang lebih sekitar 80 perwakilan perangkat atau pamong desa se-Kabupaten Lamongan, Rabu (10/1/2018) mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) di Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan. Para pengabdi negara tingkat desa ini datang menuntut, agar ada peningkatan tunjangan perangkat desa mengingat selama ini tunjangannya dianggap kurang dan tidak seimbang dengan kinerja. "Selama ini tunjangan yang kami dapat, tidak sebanding dengan kinerja yang dilakukan oleh perangkat desa,” kata Suhartono, salah satu perwakilan perangkat desa. Ia lantas menceritakan kalau selama ini tunjangan yang didapat perangkat desa hanya sejumlah Rp 1,1 juta hingga Rp 1,2 juta per bulan. Jumlah itu dianggap jauh dari standar lantaran masih di bawah upah minimum Kabupaten Lamongan. "Tujuan kita datang ini adalah meminta Pemkab Lamongan untuk memberi tambahan tunjangan perangkat desa menjadi minimal Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta," ungkapnya.
Jika tuntutan ini tidak diindahkan, maka besok tanggal 15 Januari perangkat desa seluruh Kabupaten Lamongan akan melakukan aksi besar-besaran di Kantor Bupati. "Kalau tidak diindahkan kita akan datang dengan massa yang lebih besar," tegas Muhammad Nasir, salah satu perangkat desa, Kecamatan Kalitengah. Sementara itu Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi, saat menemui puluhan perwakilan perangkat desa tersebut menegaskan untuk menaikan atau memberi tunjangan perangkat desa itu ada aturan. “Dan yang jelas kami akan berupaya untuk menaikan tunjangan perangkat desa se-Kabupaten Lamongan. Terkait besaranya kita carikan dulu formasi yang tepat agar tidak menyalahi aturan," ungkap Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi. Karena, tegas Yuhronur Efendi, peningkatan kesejahteraan akan berdampak pada peningkatan kinerja perangkat desa dalam menjalankan tugas, demi pembangunan dan pelayanan pemerintahan di desa. “Pemerintah Kabupaten Lamongan akan berusaha, pada perinsipnya kami juga sama yakni ingin meningkatkan kesejahteraan perangkat desa," ungkapnya sambil menegaskan kalau selama ini kinerja perangkat atau pamong desa dalam menjalankan program dan layanan sudah maksimal. Karena itu, kalau tunjangan nanti ditingkatkan maka kinerja para pamong desa juga harus ditingkatkan. "Idealnya kalau tunjangan naik, kinerjanya juga harus naik," pungkasnya. jir
Editor : Redaksi