Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi nekat pria asal Sleman memanjat tower seluler lantaran diduga depresi akibat persoalan asmara.  SP/ SDA
Aksi nekat pria asal Sleman memanjat tower seluler lantaran diduga depresi akibat persoalan asmara.  SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, warga di Desa Kwangsan, Sedati, Sidoarjo dibuat kaget dengan sosok pria yang tiba-tiba memanjat tower yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam ini sempat memicu kemacetan panjang lantaran banyak pengendara terjebak macet karena warga berhenti menonton proses penyelamatan yang berlangsung di pinggir jalan di sekitar lokasi. Setelah di selidiki, motif di balik aksi percobaan bunuh diri tersebut adalah sakit hati.

Diketahui, sosok yang nekat memanjat tower di Sidoarjo tersebut merupakan pria berinisial ARM asal Sleman, DIY, yang dipicu dugaan awal percobaan bunuh diri ini berkaitan dengan masalah pribadi korban, yakni sakit hati karena merasa disepelekan pacarnya. Lantas, warga sekitar pun mencari bantuan lewat petugas gabungan dari Polsek Sedati, BPBD, Basarnas, hingga pemadam kebakaran.

"Betul, percobaan bunuh diri. Motifnya asmara, karena merasa disepelekan oleh pacarnya," ujar Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugianto, Kamis (23/04/2026).

Sementara itu, untuk drama penyelamatan dimulai sejak laporan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah lantaran banyaknya warga yang berkerumun dan memberikan reaksi yang justru membuat korban terdistraksi.

Salah satu warga sekitar, Rios, menyebutkan bahwa ARM tersebut sebenarnya sempat mencoba turun, namun kembali memanjat ke atas karena terganggu oleh teriakan massa di bawah tower. Sehingga, proses penyelamatan berlangsung dramatis karena korban beberapa kali berubah sikap, bahkan sempat turun lalu kembali naik akibat terdistraksi suasana di bawah.

Sementara itu, kondisi korban yang terus melemah akhirnya memudahkan petugas untuk melakukan evakuasi secara teknis. Iptu Masyita menjelaskan bahwa tidak ada bujukan khusus yang membuat korban menyerah, melainkan kondisi fisiknya yang sudah mencapai titik nadir. 

Kondisi terkini, saat ini korban yang tampak sangat lemas langsung dilarikan ke Puskesmas Sedati menggunakan ambulans PMI agar segera mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, pria tersebut rencananya akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut. Seluruh rangkaian evakuasi dinyatakan rampung pada pukul 20.49 WIB dalam kondisi aman. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Kejari Gresik Banding Vonis Ringan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Ada Perbedaan Dasar Pasal dalam Putusan Hakim

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik resmi mengajukan upaya hukum banding atas putusan ringan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan T…

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Hama Tikus Liar, Puluhan Hektare Jagung di Tuban Diambang Gagal Panen

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Seluas puluhan hektare tanaman jagung yang siap panen hancur digerogoti kawanan pengerat hama tikus liar yang meneror lahan pertanian…

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Siapkan Blok Makam Muslim dan Nonmuslim, Pemkot Surabaya Perluasan TPU Keputih

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari upaya perluasan area pemakaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan bangunan liar (bangli) di…

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Program Sekolah Rakyat, Wali Kota Eri Optimistis Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Pahlawan sudah mulai berjalan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi optimistis Sekolah Rakyat…

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap III di Magetan yang didanai APBN, saat ini terkait kesiapan lahan sekolah…

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kaji Perampingan OPD, Pemkab Magetan Berlakukan Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyusun strategi menghadapi pemberlakuan ketentuan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30…