Selama Musim Tanam dan Akhir Tahun 2026, Pemkab Ngawi Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah seorang petani sedang menebar pupuk ke lahan padi miliknya. SP/ NGW
Ilustrasi. Salah seorang petani sedang menebar pupuk ke lahan padi miliknya. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat menegaskan jika ketersediaan pupuk subsidi di wilayahnya dipastikan aman tersedia hingga musim tanam di akhir tahun 2026.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKPP Ngawi Hendro Budi Suryawan mengungkap jika, pada awal tahun Pemkab Ngawi memperoleh jatah tiga jenis pupuk bersubsidi, masing-masing urea 41.661 ton, NPK 31.599 ton dan organik 5.314 ton. Dan sesuai data, dari jumlah alokasi tersebut, penyerapan pupuk di wilayah setempat telah mencapai 17,50 persen hingga akhir Maret 2026 dan terus berjalan sesuai kebutuhan tanam petani.

"Petani Ngawi tidak perlu khawatir untuk ketersediaan pupuk subsidi selama musim tanam 2026. Itu karena dinas sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar penyaluran pupuk tidak mengalami keterlambatan," ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Lebih lanjut, pihaknya juga memastikan alokasi tersebut dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani hingga akhir tahun. Terlebih, DKPP Ngawi biasanya akan melakukan realokasi tambahan pupuk subsidi, sekitar Agustus 2026. Selain itu, pihaknya juga menargetkan penyaluran pupuk subsidi 2026 dapat terserap optimal hingga 100 persen untuk mendukung kebutuhan musim tanam petani dalam memproduksi padi.

Seperti diketahui, Kabupaten Ngawi merupakan salah satu sentra produksi padi di Jawa Timur bahkan nasional. Dan berdasarkan data, rata-rata Kabupaten Ngawi menghasilkan produksi padi mencapai sekitar 770 ribu ton gabah kering giling (GKG) setiap tahun dan menjadikan daerah setempat sebagai salah satu wilayah lumbung padi di Jawa Timur dan nasional. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…