SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus bergerak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tahun 2019 mendatang pembangunan akan difokuskan pada pengembangan dan optimalisasi ekonomi potensi desa.
Penegasaan itu disampaikan oleh Bupati H Fadeli dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), dan Penyusunan RKPD Tahun 2019 di Pendopo Lokatantra, Kamis (22/3).
Disebutkan olehnya, untuk mewujudkan itu, program-program pembangunan akan difokuskan untuk mendukung pencapaian 10 Indikator Kinerja Utama (IKU) di tahun 2019 meliputi IPM yang ditarget 71-71,30.
Selanjutnya soal Persentasi Pertumbuhan Ekonomi 5,58-6,58%, PDRB per kapita Rp. 35.460.000, inflasi 3-4%, indeks gini 0,316-301, indeks infrastruktur 78,67, Indeks kualitas lingkungan hidup 66,32, Indeks Reformasi Birokrasi 61,5, Persentase penduduk miskin 13,6-11,96�n TPT 4,11-3,22%.
"Saya sangat yakin dengan kerja keras dan kerja bersama-sama, 10 Indikator Kinerja Utama (IKU), bisa diwujudkan di tahun 2019 mendatang," kata Fadeli sambil meminta semua jajaran dibawah untuk selalu berinovasi dan mencari trobosan untuk kemakmuran masyarakat Lamongan.
Mursyid Kepala Bappeda Lamongan menyebutkan kalau Musrenbang dan Penyusunan RKPD Tahun 2019 ini merupakan acara rutin tahunan dalam proses perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Lamongan dengan tujuan menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah/Kabupaten dengan arah kebijakan, Prioritas dan sasaran pembangunan daerah Propinsi.
Kegiatan ini juga, untuk mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah pada Musrenbang Kecamatan dan/atau sebelum musrenbang RKPD Kabupaten dilaksanakan, dan menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah.
Selanjutnya hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan forum ini lanjut Mursyid, adalah masukan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, Kecamatan dan para stakeholders untuk perbaikan dan penyempurnaan Rancangan RKPD Kabupaten Lamongan Tahun 2019 menjadi Rancangan Akhir RKPD.
"Rumusan program dan kegiatan prioritas ini sudah dipilah berdasarkan sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten, APBD Propinsi, APBN dan sumber pendanaan lainnya Tahun 2019," pungkasnya. jir
Editor : Redaksi