Firman Rachman,Wartawan Surabaya Pagi
Aksi kejahatan memang selalu berkembang seiring kemajuan teknologi informasi, tak ayal, para pelakunya pun memanfaatkan teknologi itu untuk memperdaya para korbannya. Seperti kejadian yang menimpa Siti Sundari (21). Siti menjadi korban penipuan dan penggelapan handpone yang dilakukan oleh seorang terduga pelaku berinisial RZ.
Kejadian itu bermula saat RZ menawarkan lowongan kerja via Facebook. Tertarik dengan postinga RZ, Siti Sundari yang sedang menganggur, mencoba peruntungannya. Ia pun, menghubungi RZ di nomor yang tertera pada tawaran lowongan kerja itu.
Siti dan RZ pun mengatur jadwal untuk bertemu. Pertemuan itu dilakukan di sebuah restoran cepat saji di jalan Ahmad Yani Surabaya.
Setelah berbincang, RZ yang memegang kendali percakapan meminta Siti untuk menyerahkan handponenya. RZ berdalih, handpone itu akan diinstalkan aplikasi khusus untuk menunjang pekerjaan Siti setelah diterima menjadi crew event. Tak curiga, Siti menyerahkan handpone kesayangannya kepada RZ. RZ pun pergi meninggalkan Siti di lokasi.
Sembari menunggu, Siti kemudian tersadar,jika dirinya menjadi korban penipuan. Hal itu, setelah ia menunggu RZ selama berjam-jam dan tak ada tanda kembali. "Dari situ korban melaporkan kejadian itu kepada kami," beber Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya,IPTU Giadi Nugraha,Jumat (19/4).
Pasca laporan itu diterima,polisi memburu RZ yang diketahui identitasnya. Namun, saat polisi mendatangi RZ dirumahnya, ia sedang tidak ada ditempat."Kami datangi rumahnya di Candi, Sidoarjo. Namun yang bersangkutan masih belum kami temukan di rumah, menurut keterangan orang rumah, memang jarang pulang," imbuhnya.
Meski begitu, Alumnus Akpol 2012 itu memastikan jika sampai saat ini, pihaknya terus mengejar dan memburu RZ. "Anggota kami sebar untuk mencari keberadaan terlapor ya. Kami belum bisa menyimpulkan banyak, karena ini masih dalam tahap pengejaran," pungkas Giadi. n
Editor : Redaksi