SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Minat baca masyarakat Indonesia dinilai masih kurang, upaya demi upaya selalu dilakukan untuk meningkatkan minat baca bagi masyarakat Indonesia. Terlebih pada generasi milenial yang dinilai minat bacanya masih kurang, oleh sebab itu Big Bad Wolf 2019 hadir untuk mendorong masyarakat membaca buku.
Hadir ke 4 kalinya di Surabaya, Big Bad Wolf membawa 2 juta buku pada gelaran bazar terbesar kali ini. Bazar buku terbesar di dunia hadir di Surabaya selama 24 Jam non-stop pada 4-14 Oktober 2019. Diskon 60% hingga 80% disediakan untuk masyarakat, sebagai salah satu usaha mencerdaskan bangsa melalui akses terhadap buku-buku internasional yang berkualitas dengan harga terjangkau.
"Dengan hadirnya Bazar Buku Big Bad Wolf, kami mengajak masyarakat Jawa Timur untuk lebih gemar membaca buku. Dengan banyak membaca, kita bisa makin kritis dalam menyikapi kejadian dan tidak mudah termakan hoax. Sebab, buku merupakan sumber informasi kredibel yang dapat dipertanggung jawabkan segala isi bacaan di dalamnya.” ujar Uli Silalahi, Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia.
Meski generasi milenial dianggap semakin kurang berminat terhadap buku, pihak penyelenggara tetap yakin kaum milienial akan tertarik membaca buku apabila datang ke Bazar Buku Big Bad Wolf.
Jutaan buku dihadirkan di Bazar Buku Big Bad Wolf Surabaya 2019, mulai buku anak-anak, seni, budaya, bisnis, arsitektur, memasak, fashion, hingga deretan novel karya penulis terbaik di dunia. Termasuk juga buku-buku Premium yang eksklusif dengan harga jutaan di diskon menjadi ratusan ribu rupiah.
Tak hanya kaum milenial, anak-anak pun dimanjakan dengan beragam buku dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang dapat mengembangkan imajinasi dan kreatifitas anak-anak.
Masyarakat Jawa Timur dapat mengunjungi Bazar Buku Big Bad Wolf di Surabaya pada 4-14 Oktober 2019 di JX International Convention Exhibition, selama 24 jam non-stop dan gratis biaya masuk gedung.
Editor : Redaksi