SURABAYA PAGI, Surabaya - Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya terus memberikan dukungan kepada Pemerintah ditengan Pandemi Covid-19 ini. Mereka menyalurkan bantuan beras, masker dan sabun cuci melalui Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot Surabaya) untuk menanggulangi dampak wabah Covid-19.
Baca juga: Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif
Perwakilan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya Lim Wu Yuan mengatakan bantuan ini bukan kali ini saja sebelumnya mereka memberikan batuan kepada Pemprov, Polda Jawa Timur, Organisasi Nahdlatul 'Ulama dan Muhammadiyah. “Bantuan ini diharapkan bisa membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19 secara ekonomi,” ungkap Lim
Selain itu dengan kondisi yang pelik ini masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat wabah ini. “Ini untuk meringankan beban mereka yang terkena atau mereka yang kurang mampu, atau yang kena PHK dan tidak bisa jualan,” kata Lim.
Baca juga: Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu, Pemkot Surabaya Buka Utsawa Dharma Gita 2026
Paguyuban Masyarat Tionghoa ini terdiri dari para pengusaha yang kita wajibkan kepada seluru anggota untuk menolong masyarakat yang lemah. “ yang kuat bisa membatu yang lebah, pada kondisi ditengah pandemi covid sangat dibutuhkan uluran tangan dari masyarat yang lebih mampu,” terang Lim.
Baca juga: Jadi Pilot Uji Coba Perlinsos Digital, Pemkot Surabaya: Verifikasi Bansos Cukup 15 Menit
Adapun bantuan Paguyuban Masyarakat tionghoa menyumbang berupa 20 Ton Beras, 5.000 Masker 4.000 biji sabun cuci tangan. Alq
Editor : Mariana Setiawati