3 Orang Tewas, Usai Kereta Api Hantam Avanza di Lamongan

surabayapagi.com
Kondisi mobil yang terpental akibat tertabrak kereta api sebelum dievakuasi.SP/FN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebuah Toyota Avanza yang hendak menyeberang di perlintasan tanpa palang pintu di Deket Lamongan tertabrak kereta api. Kecelakaan ini menewaskan tiga orang.

 

Baca juga: Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

"Jadi mobil ini mau belok ke selatan. Kereta api dan mobil ini sama-sama dari arah timur. Mungkin karena jarak terlalu dekat, pas belok tersebut mobil dihantam kereta api," kata salah satu saksi mata, Yakub kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

 

Kanit Laka Satlantas Polres Lamongan Iptu Sudirman mengatakan, kejadian berawal saat 4 orang penumpang minibus bernopol W 1069 IG akan melaksanakan salat Jumat. Saat melintasi rel kereta tanpa palang pintu, mobil itu disambat kereta api penumpang dari timur.

 

Baca juga: PT Zam-Zam Klaim Sudah Urus Izin, Tapi Dokumen di SIMBG Belum ada Perubahan

“Karena jarak antara minibus dan kereta cukup dekat tabrakan tak terindarkan, hingga minibus terpelanting hingga terpental kembali ke belakang akibat benturan. Sampai kembali lagi ke jalan raya,” kata Iptu Sudirman, Jumat (8/5/2020).

 

Akibat kejadian tersebut 3 orang meninggal dunia yakni Ari Juliato (46) warga Kapasan Madya, Surabaya, Irbram Kurniansyah (46) warga Kapten Dulasim, Singosari, Gresik dan Heri Suseno (25) warga Gading Fajar, Candi, Sidoarjo.

Baca juga: Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

 

Sementara satu korban lainnya luka-luka. “Hanya sopir minibus yang bernama Pujo Artanto 45 tahun warga Dahan Rejo, Kebomas, Gresik yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap kata Sudirman.lm01

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru