Dua Bocah Tewas Terseret Banjir Luapan Kali Lamong

surabayapagi.com
Dua bocah yang sudah meninggal akibat terseret luapan air Kali Lamong. SP/M.AIDID

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dua bocah di Gresik tewas terseret banjir luapan Kali Lamong di Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggang, Rabu (27/5)

Kedua bocah naas itu adalah Zakiyah Dwi Pratiwi (9) dan Dwi Citra Evaris (10). Kedua bocah malang ini warga Dusun/Desa Sekarputih, Balongpanggang.

Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Menurut penuturan warga di lokasi, saat kejadian sekitar pukul 14.30 arus air luapan Kali Lamong memang cukup deras sehingga kedua korban ikut terseret.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik Tarso Sagito membenarkan kejadian yang menimpa dua bocah.

Tarso menjelaskan, sebelum kejadian diketahui bila dua korban bermain riang dengan teman-teman sebayanya di lokasi tempat kejadian. Saat itu ada sekitar 10 anak, semuanya dari desa setempat.

Baca juga: Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

Sejumlah warga mengingatkan anak-anak itu agar tidak bermain di tengah banjir yang melanda karena arus yang datang mulai deras. Tapi peringatan ini tidak dihiraukan oleh anak-anak tersebut.

"Jadi sebelum kejadian anak-anak itu sudah diperingatkan oleh warga agar tidak lagi bermain di air yang arusnya mulai deras," ungkap Tarso kepada awak media.

Akibatnya menjadi fatal, karena beberapa saat kemudian terdengar kabar adanya dua bocah yang terseret air deras dari luapan Kali Lamong.

Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di 4 Lokasi Berbeda

Warga di sekitar TKP kemudian secara beramai-ramai mencari kedua bocah malang itu di tengah derasnya arus air. Kedua korban akhirnya ditemukan namun sudah dalam keadaan tidak bernafas.

Kedua jasad bocah naas lantas dibawa ke UPT Puskesmas Dapet untuk dimintakan visum et repertum. did

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru