Gugus Tugas Kabupaten Jombang Lakukan Rapid Test Massal 1000 Orang

surabayapagi.com
Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar rapid test ke sejumlah tempat guna mencegah persebaran Covid-19.

Rapid test massal yang dilakukan selama tiga hari merupakan program dari Pemprov Jawa Timur. Di Kabupaten Jombang, rapid test massal dilakukan mulai Selasa, (16/6) sampai Kamis, (18/6).

Baca juga: Serangan Kasus Hama Kresek Naik di Awal Musim Tanam, Petani di Jombang Ketar-ketir

Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Agus Purnomo mengatakan, pelaksanaan rapid massal selama tiga hari dengan kuota 1000 orang.

"Insya Allah hari ini terakhir. Untuk sasarannya yakni hasil tracing terhadap orang-orang yang melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19 di Jombang. Seperti di Pasar Peterongan, Pasar Sumobito dan lainnya," katanya, saat ditemui dikantornya, Kamis (18/6/2020).

Terkait hasil rapid test, Agus belum mengetahuinya. Karena untuk pelaksana rapid test adalah Dinas Kesehatan Jombang. Mungkin hari ini sudah diketahui berapa yang reaktif.

"Karena begitu reaktif, langsung dilakukan swab sekalian. Dan kita mengusulkan tambahan untuk rapid test sebanyak 200 orang. Termasuk rencananya hari ini kita lakukan rapid di Desa Plosokerep," ujarnya.

Agus menjelaskan, bahwa alasan gugus tugas mengajukan tambahan rapid test, hal itu karena hasil tracing yang dilakukan gugus tugas luar biasa.

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak

"Kalau bisa kita kerja cepat, kerja tuntas sekalian. Walaupun toh hasilnya nanti mengecewakan, tapi itu harus kita terima," jelasnya.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kadisdik Kabupaten Jombang ini, selama pelaksanaan rapid test berjalan lancar tanpa ada penolakan dari orang-orang yang menjalani rapid.

Ditanya terkait capaian hasil rapid test Kabupaten Jombang sejauh ini, Agus menerangkan, kalau ini nanti mendapat 1000 ditambah 200, maka rapid test sudah dilakukan sejumlah 9200.

Baca juga: Mitos Situs Sendang Made Jombang, Perpaduan Wisata Sejarah dan Legenda yang Kuat

"Ya itu mulai awal kita melakukan rapid. Totalnya ada 9200 kalau hari ini nanti kita tuntas. Dapat kuota 1000 terus ada tambahan lagi 200," terangnya.

Kemudian terkait 26 orang di Desa Plosokerep yang belum dilakukan rapid test, Agus mengungkapkan bahwa sudah melakukan komunikasi.

"Kita lakukan rapid hari ini. Doanya saja semoga pelaksanaan rapid lancar. Ini kesadaran masyarakat. Rapid dilakukan di Balai Desa Plosokerep," pungkasnya.(suf)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru