Peternak di Jombang Dilanda Situasi Sulit: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu peternak ayam petelur di Jombang. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu peternak ayam petelur di Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti fenomena harga pakan ternak ayam yang meroket, para peternak ayam petelur di Kabupaten Jombang saat kian sedang dilanda situasi sulit. Pasalnya, di tengah biaya produksi kian naik, justru harga telur ayam anjlok dalam beberapa pekan terakhir.

Tentu saja, kondisi ini membuat margin keuntungan peternak petelur di Jombang semakin tipis dan terancam merugi. Diketahui, saat ini harga jual telur di angka Rp20.500 hingga Rp22.500 per kilogram. Sedangkan harga pakan jadi saat ini mencapai Rp7.800 per kilogram. Sementara, harga konsentrat pabrik disebut naik dari Rp385.000 menjadi Rp420.000 per sak. Sedangkan untuk komponen lokal seperti jagung pipil juga ikut melambung ke angka Rp6.500–Rp6.600, dan dedak (katul) naik dari Rp4.800 menjadi Rp5.600 per kilogram.

Padahal, untuk bisa menutup biaya operasional dan mendapatkan keuntungan yang layak, harga ideal yang dibutuhkan peternak adalah sekitar Rp25.000 per kilogram . Dan anjloknya harga ini mulai terasa sejak masa libur sekolah, di mana permintaan pasar berkurang drastis. Akibatnya, stok telur menumpuk di kandang maupun gudang pedagang .

"Sebelumnya harga sempat di angka Rp18.000 hingga Rp18.500. Sekarang memang mulai naik sedikit, tapi masih sangat jauh dari kata normal," jelas Eko Murdiyanto, seorang peternak asal Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Selasa (21/07/2026).

Sehingga, untuk menghindari kerugian yang lebih besar karena telur busuk, sebagian peternak terpaksa melepas produknya dengan harga di bawah harga pokok produksi (HPP) yang diperkirakan mencapai Rp22.300 per kilogram. Para peternak menduga bahwa anjloknya harga telur dipicu oleh beberapa faktor. Selain melemahnya permintaan saat libur sekolah, kelebihan populasi ayam petelur (overpopulasi) dinilai menjadi penyebab utama dan berharap agar pemerintah dapat segera meringankan beban mereka dan menyelamatkan usaha peternakan di Jombang dari ancaman gulung tikar. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…