SURABAYA PAGI, Surabaya - Sektor agrobisnis dikabarkan menjadi sektor yang sangat potensial di tengah pandemic Covid-19. Mengingat sejak Covid-19 mengguncang seluruh sektor seakan berhenti termasuk sektor manukaftur yang menjadi favorit Jepang untuk berinvestasi.
Untuk itu, sebagai bentuk memulihkan perekonomian, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Timur menawarkan kerja sama investasi agrobisnis kepada Jepang di tengah normal baru.
Baca juga: Lawatan Wagub Emil Dardak Kawal Investasi Jatim ke Jepang, Tidak Pakai Duit APBD
"Kami menawarkan kepada mereka berinvestasi di sektor agrobisnis. Sebelumnya Jepang kebanyakan berinvestasi di manufaktur, maka dengan adanya COVID-19 kami ajak mereka untuk merambah ke sektor agrobisnis karena lebih potensial," kata Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto di Surabaya, Jatim, Minggu.
Baca juga: Tawarkan Seks, Gunakan Aplikasi Penerjemah
Adik mengakui COVID-19 bukanlah halangan untuk terus berusaha menarik investor, karena masih banyak investor melirik dan berkeinginan untuk menanamkan investasinya di Jatim, terlebih dengan besarnya pasar dalam negeri.
Baca juga: Petai dan Jengkol Jawa, Diekspor ke Jepang
Hanya saja, Adik berharap, ada komitmen dari pemerintah untuk mempermudah masuknya investasi, mulai dari kemudahan dan kecepatan perizinan hingga kemudahan yang lain.
Editor : Redaksi