SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Banjir rob yang menerjang Kabupaten Pasuruan pada Jum’at (21/8) sore kemarin menyebabkan sejumlah bangunan rusak. Salah satunya gedung madrasah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati .
"Karena banjir rob kemarin, menyebabkan ada bangunan rusak. Yakni bangunan madrasah dan rumah-rumah, tapi sebagian ya. Jadi rusaknya rata-rata ringan dan sedang," jelas Tecto, Sabtu (22/8/2020).
Baca juga: Menyusul Pengerjaan Persilangan Drainase, Jalan Kawi Kediri Ditutup Tiga Pekan
Gedung madrasah dan rumah warga yang rusak berada di Dusun Pasir Panjang, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Tecto memaparkan, jenis kerusakan bangunan yang terjadi, ada yang di bagian teras rumah dan ada juga yang di bagian tembok belakang dan samping.
Baca juga: Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir
"Untuk madrasah temboknya yang berhimpitan dengan pantai itu jebol," tambahnya.
Tecto menambahkan, banjir rob tersebut terjadi saat cuaca cerah. Namun kencangnya angin dari laut, membuat gelombang air laut membesar hingga terjadi banjir rob.
Baca juga: Diterjang Banjir Sejak 2025, Dua Jembatan di Ponorogo Putus - Warga Terisolasi
Lanjutnya, BPBD Kabupaten Pasuruan akan kembali turun ke lokasi banjir rob untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak.
Editor : Moch Ilham