SURABAYAPAGI.com, Magetan - Puluhan sekolah jenjang SMA/SMK di Kabupaten Magetan, Jawa Timur sudah bisa melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Hal itu setelah mendapatkan persetujuan dari satgas Covid-19 Magetan.
"Kurang lebih ada sekitar tiga puluh sekolah yang sudah mendapatkan rekomendasi karena telah memenuhi persyaratan," ungkap Ari Budi Santosa, Kepala Posko Satgas Penanganan Covid-19 Magetan, (26/8/2020).
Baca juga: Pelaku UMKM di Magetan Gigit Jari, Harga Plastik dan Minyak Goreng Melonjak Naik
Meski demikian, uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus sesuai protokol yang berlaku untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona atau Covid-19. Yakni, mulai sarana prasarana yang ideal untuk kegiatan pendidikan dengan tatap muka di masa pandemi Covid-19 hingga wajib mengenakan masker.
Meski sekolah jenjang SMA/SMK sudah memulai uji coba pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat yang aman dari Covid-19, namun Pemkab Magetan memastikan siswa PAUD hingga SMP di Kabupaten Magetan masih tetap belajar di rumah sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Baca juga: Anggota DPRD Sidoarjo Respon Cepat Ambruknya Plafon SDN Sidokepung 1 Buduran
Diantara puluhan sekolah tersebut tidak semua SMA, SMK di Kabupaten Magetan, yang melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Dua sekolah kejuruan di Kabupaten Magetan belum diberikan rekomendasi dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan untuk mengadakan pembelajaran tatap muka.
Baca juga: Diikuti 2.650 Siswa, TKA SMP Kota Mojokerto Resmi Berakhir 16 April
"Beberapa persyaratan belum dipenuhi, seperti wastafel (tempat cuci tangan) masih kurang. Ruang isolasi, tanda keluar masuk siswa, termasuk tulisan himbauan hidup sehat sesuai protokol kesehatan belum ada," kata Joko Trihono anggota Tim Asesmen Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Magetan, Selasa (25/8/2020). Dsy4
Editor : Redaksi