Harga Sapi di Kota Madiun Tembus Puluhan Juta per Ekor Jelang Idul Adha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Peternakan sapi yang siap jual menjelang Hari Raya Idul Adha.  SP/ MGT
Ilustrasi. Peternakan sapi yang siap jual menjelang Hari Raya Idul Adha.  SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menjelang Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa pekan lagi, harga sapi kurban di Kota Madiun mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha. Meningkatnya harga sapi kurban tersebut dipicu tingginya permintaan masyarakat membuat harga ternak sapi di pasaran terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir. 

Untuk kenaikan harga terjadi secara bertahap seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk berkurban. Selain itu, kenaikan harga sapi juga dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari berat badan, jenis, usia, hingga kondisi kesehatan ternak, dengan rata-rata berada di kisaran Rp 23,5 juta hingga Rp 24,5 juta per ekor. 

Sedangkan untuk sapi ukuran besar, harga saat ini bahkan bisa mencapai Rp 45 juta hingga Rp 80 juta per ekor. Sedangkan sapi ukuran sedang atau pedetan dibanderol mulai belasan juta rupiah. “Yang naik memang sapi yang memenuhi syarat untuk kurban karena momentumnya kebutuhan Idul Adha,” ujar Pemilik Peternakan Sapi Qurban Tapoz Kota Madiun, Samsi.

Lebih lanjut, pihaknya juga memperkirakan harga sapi masih berpotensi mengalami kenaikan dalam sepekan hingga 10 hari menjelang Idul Adha. Mayoritas pembeli berasal dari kelompok arisan kurban maupun masjid yang mulai mempersiapkan hewan kurban lebih awal, Senin (25/05/2026).

“Paling banyak dicari kisaran Rp 23 juta sampai Rp 25 juta per ekor,” jelasnya.

Harga tersebut sudah termasuk biaya perawatan dan pakan hingga hari penyembelihan. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, pihak peternakan mendatangkan sapi dari sejumlah daerah seperti Plaosan, Gorang-Gareng, Ngawi, hingga Nganjuk. Meski permintaan meningkat, pihak peternakan memastikan kondisi kesehatan ternak tetap menjadi prioritas. Pemantauan kesehatan dilakukan rutin dengan berkoordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. “Kalau ada sapi terlihat kurang sehat langsung kami koordinasikan untuk dicek,” pungkasnya. mg-03/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…