Pemkab Banyuwangi Tambahkan Dana dan Nutrisi Untuk Nakes

surabayapagi.com
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwa Anas. SP

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi memberi tambahan berupa dana dan nutrisi untuk ribuan tenaga kesehatan di kabupaten tersebut yang terus bertugas di masa pandemi Covid-19.

Dana tersebut dikucurkan sebesar Rp 3,9 milir untuk insentif tenaga medis saat pandemi Covid-19. Anggaran Rp 3,9 miliar adalah insentif tahap pertama dari APBD.

Baca juga: Ratusan Pengemudi Becak Listrik Program Bantuan Prabowo Bakal Terima Pembinaan

Sedangkan untuk tahap berikutnya telah disiapkan Rp 10,9 miliar termasuk dari APBN, sehingga total intensif yang diserahkan sebanyak Rp14,8 miliar.

Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwa Anas, tenaga medis tak hanya di fasilitas kesehatan tapi juga berdedikasi dengan membantu penyiapan protokol kesehatan di rumah ibadah, pesantren, rumah makan, hingga destinasi wisata.

Baca juga: Berkah Libur Isra Miraj 2026, Omzet UMKM di Banyuwangi Ikut Melonjak

”Tentu saja insentif ini tidak sebanding dengan dedikasi bapak/ibu tenaga medis serta tenaga kesehatan. Sekali lagi, kami ucapkan beribu terima kasih. Semoga dedikasi Bapak/Ibu menjadi ibadah yang diganjar berkah," kata Anas, saat menyerahkan insentif secara simbolis kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Klatak, Kecamatan Kaliputo, Selasa (25/8/2020)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono mengatakan insentif bagi tenaga kesehatan ini diberikan secara bertahap. Setelah Maret hingga Mei senilai Rp3,9 miliar yang secara simbolis diserahkan hari ini, juga disiapkan anggaran Rp 10,9 miliar untuk Juni hingga Desember.

Baca juga: Pesona Pantai Pulau Santen, Getah Pohonnya Dipercaya Ampuh Obati Mata Merah Akibat Air Laut

"Besaran yang diterima tenaga medis bervariasi. Ini untuk memberikan suntikan semangat pada tenaga kesehatan selama pandemi," kata Widji. Dsy6

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru