Jelang Pilwali, Komisi A : Pengawasan Penggunaan APBD Akan Lebih Ekstra

surabayapagi.com
Wakil Ketua Komisi A bidang politik dan pemerintahan, Camelia Habiba.SP/SP

SURABAYAPAGI, Surabaya - Wakil Ketua Komisi A bidang politik dan pemerintahan, Camelia Habiba mengatakan, jelang pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Surabaya pada Desember tahun 2020 mendatang, DPRD Surabaya bertekad lebih ekstra dalam melakukan pengawasan APBD Kota.

“Saya atas nama DPRD dan sebagai Wakil Ketua Komisi A. Menjelang masa Pilwali Surabaya tahun 2020 ini, kami akan lebih ekstra fokus dalam pengawasan penggunaan APBD Kota Surabaya,” tegasnya, Jum’at (4/9/2020).

Baca juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot Surabaya Tunda Penertiban yang Berpotensi Picu Gesekan

“Jangan sampai APBD ini dibuat ajang bancak’an (Pesta, red) oleh oknum pemerintah Kota Surabaya untuk memenangkan salah satu calon yang berasal dari ASN,” imbuhnya.

Politisi asal PKB itu juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap bersikap netral. Sebab menurutnya, Komisi A DPRD Surabaya sudah berkali-kali mengingatkan bahkan melaporkan adanya bukti-bukti dugaan pelanggaran kepada inspektorat.

Baca juga: Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

”Tapi nyatanya kemarin memang ada keberpihakan Pemerintah Kota, entah itu takut kepada atasannya karena mungkin ada dukungan yang cukup kuat. Publik juga sudah bisa membaca siapa yang di belakang Pak Eri Cahyadi,” tandas Habiba.

Oleh karena itu, dirinya menyatakan bahwa DPRD Kota Surabaya akan lebih ekstra dalam menjalankan fungsi controlling atau pengawasan dan budgeting terhadap APBD Kota Surabaya.

Baca juga: Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

“Kami berharap kepada seluruh warga kota Surabaya. Mari bersama kita pantau dan awasi setiap den pergerakan uang masyarakat Kota Surabaya,” pungkas Camelia Habiba.

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru