SURABAYAPAGI.com, Jember - Kampus Universitas Negeri Jember (Unej) kembali berduka. Sebelumnya sudah ada 2 pegawai dan 1 dosen Unej meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Sebelumnya, 1 pegawai dan 1 dosen juga dikabarkan meninggal karena Covid-19. Sehingga, untuk korban Covid-19 di Unej telah merenggut 5 jiwa.
"Iya benar informasi tentang meninggalnya itu," kata Ketua Tim Darurat Tanggap Bencana Pencegahan (TDTBP) Covid-19 Universitas Jember dr. Cholis Abrori, Senin (23/11/2020).
Baca juga: Jember Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Kota Jinhua Tiongkok, Buka Peluang Ekspor Kopi
Menurut dosen Fakultas Kedokteran ini, karyawan yang meninggal merupakan karyawan Unej di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Hasil swab test karyawan itu menunjukkan positif Covid-19. "Meninggalnya tadi malam," kata dr. Cholis.
Selain itu, kata Cholis, ada dua civitas akademika Unej yang juga meninggal pada saat hampir bersamaan. Mereka adalah dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) dan sopir dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP).
Baca juga: Hardiknas 2026, Bupati Gus Fawait Kurangi Kemiskinan Lewat Pendidikan
"Untuk yang dua orang itu, satunya meninggal karena sakit biasa, satunya hasil swab belum keluar," terang dr. Cholis.
Gedung dan kantor tempat ketiga orang itu bekerja juga langsung disterilisasi. Ditanya apakah WFH akan diperpanjang, dr Cholis menyatakan masih menunggu informasi selanjutnya.
Baca juga: Pelepasan Jamaah Haji Jember 2026, Bupati Gus Fawait Tekankan Ibadah dan Kesehatan
Sebelumnya diberitakan, satu dosen dan seorang tenaga kependidikan di Universitas Jember (Unej) meninggal terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian dari hasil tracking dan swab tes yang dilakukan kepada 350 orang lainnya dalam keluarga besar Unej, diketahui 17 diantaranya positif Covid-19. Dsy16
Editor : Redaksi