SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga akibat puntung rokok yang belum mati sempurna. Apalagi saat ini memasuki musim kemarau dan angin kencang, sehingga api yang awalnya kecil menjadi membesar.
Melihat kejadian tersebut, warga pun melaporkannya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember. Petugas yang ada langsung bergerak cepat untuk memadamkan kobaran api di lahan TPA tersebut, karena ada pemukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran lahan pengolahan sampah tersebut.
"Telah terjadi kebakaran lahan di area pembuangan sampah TPA Pakusari. Kami juga menghubungi pihak Damkar agar bisa membantu pemadaman api yang terus meluas akibat angin kencang dan musim kemarau," kata Petugas TPA Pakusari Mohammad Holik, Minggu (05/07/2026).
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan pihaknya telah menerima laporan terbakarnya TPA Pakusari. Menurutnya, api penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok yang belum mati sempurna dan dipicu angin kencang di sekitar lokasi selama musim kemarau.
Angin di sekitar area lahan cukup kencang, sehingga membuat api terus membesar dan menjalar ke area lahan pembuangan sampah TPA Pakusari. Sehingga, Tim Damkar dan BPBD Jember melakukan pemadaman dan pendinginan secara sempurna agar bara api benar-benar padam dan akhirnya bisa dipadamkan pada sore hari. "Kebakaran lahan TPA Pakusari diperkirakan sekitar 500 meter persegi," katanya.
Selain membantu melakukan pemadaman, pihaknya juga turut mendistribusikan air bersih di sekitar area TPA Pakusari dan membagikan masker kepada warga sekitar. Tak lupa, Edy juga turut menghimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran di lahan. jr-01/dsy
Editor : Redaksi