Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Beri Bantuan Alat Pintal Benang

surabayapagi.com
Dinsos-P3AP2KB saat memberikan alat pintal benang kepada para disabilitas di Kota Malang. SP/ JT

SURABAYAPAGI.com, Malang - Di tahun 2020 ini Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang memberikan bantuan berupa alat pintal benang kepada para disabilitas di Kota Malang, Kamis (3/12/2020).

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang memberikan sebanyak 10 alat pintal benang bagi disabilitas dengan harapan kemandirian bisa diperoleh dari pelatihan yang sebelumnya telah berlangsung.

Baca juga: Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Selain itu, para disabilitas di Kota Malang juga telah mendapatkan pelatihan berupa memintal benang yang didapat dari ulat sutera.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Perlindungan Jaminan Sosial (Rehlinjamsos) Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Titik Kristiani mengatakan bahwa bantuan alat pintal tersebut bisa dimanfaatkan disabilitas yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya.

"Ada 10 alat pintal benang, nanti akan dikelola oleh masing-masing forum disabilitas kecamatan, masing-masing mendapatkan dua alat," ungkap Titik.

Baca juga: Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

Sementara itu, pelatihan yang digelar tahun ini berdasarkan usulan pendamping dari disabilitas. "Pelatihan ulat kupu sutera itu, jadi mulai budidaya, lalu hasilnya dipintal untuk menjadi benang, disabilitas semua yang melakukan," kata dia.

Menurut Titik, disabilitas yang dilatih memintal benang itu sangat antusias. Sehingga, ada harapan di tahun mendatang pelatihan bisa diganti dengan yang lain agar semakin banyak keterampilan yang dimiliki.

Baca juga: Bulan Ramadhan 2026 Jadi Berkah Cuan Pengusaha Kue Kering di Kota Malang

"Dalam hal ini, kami juga mencoba pelatihan yang belum banyak dilakukan, agar hasilnya juga maksimal kepada disabilitas," tandasnya. Dsy12

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru