Hujan Deras Sebabkan Tebing di Nganjuk Longsor

surabayapagi.com
Reruntuhan longsor titik akses jalan di Nganjuk mulai dibersihkan. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Musim hujan sering menyebabkan banjir dan tanah longsor dibeberapa daerah. Kali ini hujan deras yang saat ini mengguyur Nganjuk selama 7 jam membuat tebing setinggi 20 meter mengalami longsor.

Camat Sawahan Nganjuk, Ardian Winardi menjelaskan akibat Longsoran material tanah tersebut menutupi akses jalan utama menuju Wisata Air Terjun Sedudo.

Baca juga: Sejumlah Bangunan di Jombang Rusak, Diterjang Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang

"Betul terjadi longsor tebing setinggi 20 meter menutup akses jalan utama ke wisata air terjun Sedudo," jelasnya, Minggu (6/12/2020).

longsoran tanah tersebut juga menyebabkan beberapa titik lokasi masuk Dusun Bruno Desa Ngliman kecamatan Sawahan. Longsor tersebut, lanjut Ardian, terjadi bersamaan saat hujan pukul 18.00 WIB, Sabtu (5/12/2020).

Baca juga: Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

"Longsornya sekitar pukul 18.00 WIB saat hujan masuk Dusun Bruno. Hujan mulai pukul 11.00 WIB sampai malam. Jadi saat longsor bersamaan hujan," ujarnya

Selain itu, Ardian menambahkan, pagi ini warga bersama TNI, Polri dan BPBD Nganjuk masih melakukan kerja bakti membersihkan material. Tanah dan lumpur itu menutup jalan utama dari arah Nganjuk menuju Wisata Air Terjun Sedudo sepanjang 8 meter.

Baca juga: Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

"Pagi ini masih berlangsung kerja membersihkan lumpur yang menutupi aspal di jalan utama ini," tandasnya. Dsy8

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru