4 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Slahung Ponorogo Ditutup

surabayapagi.com
Puskesmas Slahung di Ponorogo yang tampak sepi usai di tutup. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka mencegah penyebaran klaster Covid-19, puskesmas Slahung yang berada di Desa/Kecamatan Slahung ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan tersebut dilakukan usai dilaporkan empat paramedisnya terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (3/1/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kadinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini mengatakan, sebelum ada laporan terpapar, Puskesmas Slahung sempat mengadakan pertemuan Puskesmas.

Baca juga: Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026

"Akhirnya semua petugas di-swab sampai hasilnya keluar. Semua isolasi mandiri dan pelayanan dialihkan ke Puskesmas tetangga," tutur Irin.

Selain itu, Irin juga menambahkan jika saat ini total ada 48 karyawan yang bekerja di Puskesmas Slahung. Dan sebanyak 44 orang lain saat ini menunggu hasil swab test mereka.

"Akhirnya layanan ditutup sementara sampai hasil swab keluar. Kalau yang negatif banyak maka layanan dibuka kembali," terang Irin.

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Melonjak Tembus Rp 78 Ribu per Kg

Hingga saat ini kondisi Puskesmas Slahung tampak lengang. Pintu kantor pun tampak tertutup. Tidak ada petugas yang masuk.

Total kasus positif Covid-19 di Ponorogo mencapai 1.253 orang. Dengan rincian 1.016 sembuh, 53 meninggal dunia dan 184 isolasi.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni berpesan, momen pergantian tahun memang biasa menjadi momen untuk berkumpul, merayakan dan jalan-jalan melepas penat dari rutinitas. Namun, pandemi Covid-19 membuat semuanya harus beradaptasi dengan banyak hal. Termasuk dengan disiplin protokol kesehatan dan anjuran untuk #DiRumahAja kalau tidak ada keperluan mendesak.

Baca juga: Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

"Banyak hal seru dan bermanfaat yang tetap bisa kita lakukan bersama keluarga di rumah," pungkas Ipong. Dsy10

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru