SURABAYAPAGI.com - Demi menekan penyebaran virus Corona di kota Pahlawan, Ditpolair Polda Jatim terus gencar membagikan masker serta memberikan sosialisadi pentingnya 5M.
Seperti yang dikatakan AKBP Yanuar Herlambang, Kasubdi Patroli, Ditpolair Polda Jatim.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
Beliau menjelaskan bahwa pemakaian masker di Jatim termasuk Surabaya sudah cukup baik. Terlebih saat di kawasan ramai.
"Namun 5M tetap harus jadi prioritas guna menekan penyebaran virus. Oleh sebab itu Polair Polda Jatim melakukan sosialisasi dan membagikan 6 ribu masker selama dua hari terakhir" katanya.
“Namun karena belum semua memakai masker khususnya di kawasan perairan. Pol Airut pun melakukan sosialisasi 5M dan membagikan masker. Dua hari ini sudah dibagikan ke masyarakat pesisir dan nelayan. Ada sekitar 6 ribu masker sudah dibagikan,” jelasnya, Rabu (3/1/2021).
Baca juga: Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak
AKBP Yanuar Herlambang menjelaskan, sasaran Ditpolairud adalah nelayan yang ada di pesisir kawasan perairan Surabaya.
"Sebab ada banyak warga yang melakukan kegiatan di perairan wilayah Surabaya. Termasuk nelayan dari Bangkalan, Pulau Madura, Kabupaten Gersik, dan juga warga dari Kabupaten Sidoarjo" ujarnya.
Baca juga: Polres Gresik dan Polda Jatim Perketat Ramp Check Bus Pariwisata Jelang Lebaran 2026
“Maka dari itu Kota Surabaya menjadi fokus imbauan 5M dan pembagian masker melalui Pol Airud ini. Kita harapkan supaya pembagian masker ini bisa menjadi ajakan warga nelayan saat di darat dan laut untuk tetap memakai masker dan taat 5M,” tegasnya.
Seperti diketahui, program pembentukan habit atau kebiasaan baru yang baik yakni 5M. Terdiri dari jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Langkah 5M ini dinilai cukup efektif guna menekan penyebaran virus corona. Jul
Editor : Redaksi