SURABAYAPAGI.com, Trenggalek – Tiga pekan sebelumnya Trenggalek menjadi daerah penyebaran Covid-19 dengan resiko tinggi atau zona merah. Trenggalek akhirnya kembali berada di zona sedang.
Saeroni, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Trenggalek, mengungkapkan dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) terjadi penurunan satatus resiko Covid-19 di Trenggalek.
Baca juga: Temukan 40 Kasus Positif Campak, Dinkes Jember Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
"Betul, terhitung hari ini Trenggalek kembali ke zona oranye," kata Saeroni, Selasa (9/2/2021).
Adapun indikator perubahan status Covid-19 di wilayah Trenggalek, menurut Saeroni salah satunya terkait penurunan jumlah warga yang terkonfirmasi positif, serta peningkatan angka kesembuhan. Saeroni menjelaskan dalam seminggu terakhir penambahan kasus Covid-19 baru turun separuhnya.
Baca juga: Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS
Pekan sebelumnya angka kasus positif Covid-19 ini mencapai 420 orang sedangkan selama seminggu terakhir pasien baru hanya bertambah 235 orang. Terhitung pada 7 Februari 2021 kasus aktif di Trenggalek mengalami penurunan cukup banyak, dari 667 orang menjadi 467 orang.
Walau mengalami penurunan, Saeroni mengatakan, pihaknya akan terus menekan angka penyebaran Covid-19 dengan berbagai upaya hingga Trenggalek masuk ke dalam zona resiko rendah. Dari data Covid-19 di Trenggalek mencatat setidaknya ada 2.481 kasus, dengan rincian 417 aktif, 1.922 sembuh, dan 142 meninggal dunia.
Baca juga: Keracunan Massal MBG, 200 Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Pusing hingga Mual
"Pengoptimalan protokol keshatan dan 3T (tracing, testing, dan treatment) terus kami lakukan, sehingga tidak ada yang lolos dalam penanganan," imbuhnya. Arb1
Editor : Redaksi