Temukan 40 Kasus Positif Campak, Dinkes Jember Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinkes, Puskesmas dan BPJS Kesehatan di ruang Banmus DPRD setempat. SP/ JBR
Komisi D DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinkes, Puskesmas dan BPJS Kesehatan di ruang Banmus DPRD setempat. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti penemuan peningkatan penyakit campak yang terus meningkat hingga 40 kasus yang dinyatakan positif selama Januari hingga awal Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes), Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember menghimbau dengan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat terkait penyebaran penyakit tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jember Rita Wahyuningsih mengungkap, jika pada tahun 2025, tercatat jumlah suspect campak sebanyak 344 kasus dan yang dinyatakan positif sebanyak 93 kasus, sehingga ada potensi meningkat hingga akhir tahun.

Dan apabila tidak segera ditangani. Menurutnya, jumlah suspect campak sebanyak 119 kasus dari Januari hingga Mei 2026, namun setelah sampel dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan hasilnya 40 sampel dinyatakan positif. "Peningkatan tersebut bukan sepenuhnya kasus baru, melainkan hasil lanjutan pemeriksaan laboratorium yang sebelumnya tertunda," jelasnya, Selasa (12/05/2026).

Berdasarkan data Dinkes, kasus campak tertinggi berada di wilayah Puskesmas Ledokombo dengan jumlah kasus positif sebanyak delapan dari 12 suspect kemudian Puskesmas Sumberjambe sebanyak delapan kasus suspect dengan lima kasus positif dan Puskesmas Mayang dari 4 sampel suspect diperiksa hasilnya seluruhnya positif campak. Sebaran saat ini mencapai 40 kasus. Untuk kecamatan lain, kami telah melakukan imunisasi serentak di 14 puskesmas yang terdapat kasusnya guna memutus rantai campak tersebut

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember Achmad Dhafir Syah meminta Dinkes Jember untuk lebih serius melakukan gebrakan imunisasi di sejumlah kecamatan, karena ada beberapa kecamatan yang masih rendah realisasi imunisasinya. "Imunisasi tidak hanya dilakukan di wilayah puskesmas yang kasus campaknya tinggi, namun harus menyeluruh di 50 puskesmas untuk menekan penyebaran kasus campak," ujarnya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …