Dikeluhkan Masyarakat, Pemkot Malang Percepat Langkah Strategis Penanganan Masalah Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Alat berat dioperasikan mendistribusikan sampah ke dalam mesin pengolah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kota Malang. SP/ MLG
Ilustrasi. Alat berat dioperasikan mendistribusikan sampah ke dalam mesin pengolah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mempercepat proses penuntasan masalah persampahan yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat di kota itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur membentuk langkah strategis yang kini coba diselesaikan berkaitan dengan penataan ulang beberapa tempat pembuangan sementara (TPS).

"Kami menerima banyak laporan terkait TPS di pinggir jalan yang perlu segera dibenahi, beberapa titik itu memang sering dikeluhkan oleh masyarakat," ujar Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin di Kota Malang, Selasa (12/05/2026).

Lebih lanjut, pihaknya menyebut jika TPS yang menjadi atensi penanganan berada di wilayah Muharto, Merjosari, Sumbersari, dan Borobudur. Ia juga tak memungkiri kondisi di masing-masing lokasi itu menimbulkan gangguan visual dan dampak kemacetan lalu lintas. "Selain mengganggu pemandangan, itu juga menimbulkan bau tidak sedap dan memperparah kemacetan, makanya harus segera ditangani," ujar dia.

Sementara itu, saat ini Pemkot Malang sedang menyusun mekanisme penataan ulang terkait keberadaan TPS di sejumlah lokasi. Bahkan, berdasarkan hasil kajian menyatakan bahwa keberadaan tempat pembuangan sementara dinilai sudah tak lagi representatif dan perlu direlokasi ke tempat lain, dengan berkoordinasi bersama lintas sektor untuk melakukan perumusan langkah penataan lebih komprehensif.

Selain itu, pemerintah daerah setempat mulai mengatur ulang jadwal pengangkutan sampah oleh armada Dinas Lingkungan Hidup agar tak lagi berbarengan dengan jam sibuk lalu lintas. Cara ini akan mengurangi beban jalan secara bertahap sekaligus menjaga kebersihan lingkungan Kota Malang.

Pemkot Malang tengah berupaya mengembangkan TPS reduce, reuse, recycle atau 3R dengan memanfaatkan aset daerah yang tersedia. Sedangkan saat pengangkutan akan diupayakan sebelum pukul 07.00 atau setelah jam padat. Lalu, untuk gerobak sampah dari lingkungan harus diatur waktunya supaya tidak bersamaan di jam padat yang bisa memicu bau dan penumpukan "Karena pengelolaan sampah ini menjadi prioritas dan harus diselesaikan," tuturnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…