Tiga Jembatan Penguhubung di Magetan Putus Diterjang Bajir

surabayapagi.com
Sejumlah pejabat Pemkab Magetan tampak meninjau lokasi jembatan putus di Desa Ngunut Kecamatan Kawedanan. BPBD Magetan

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan dilanda banjir yang menyebabkan tiga jembatan ambrol, semuanya ada di Kecamatan Kawedanan. Tiga jembatan ambrol itu ada di Desa Ngunut, Selorejo, dan Pojok. Jembatan Ngunut merupakan jalur utama Magetan-Ponorogo.

"Data sementara untuk jembatan ambrol ada tiga. Sementara dua jembatan lain adalah jembatan penghubung antar desa," ujar Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana saat dikonfirmasi detikcom di Jembatan Ngunut Kawedanan, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Ari Budi Santoso mengatakan hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pendataan terhadap rumah rusak akibat banjir.

"Saat ini tim BPBD dibantu TNI dan Polri terus melakukan pendataan dan membantu warga proses pemulihan," pungkasnya, Rabu (17/3/2021).

Sebelumnya, tiga desa di Kecamatan Kawedanan, dua desa di Kecamatan Ngariboyo dan satu desa di Kecamatan Parang terendam banjir.

Tiga desa di Kecamatan Kawedanan yang dilanda banjir yakni Desa Tladan, Balerejo dan Mangunrejo. Sedangkan dua desa di Kecamatan Ngariboyo yakni Desa Banjarpanjang dan Ngariboyo serta di Kecamatan Parang banjir ada di Desa Sundul.

Baca juga: Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

Arus lalu lintas yang hendak menuju Kawedanan atau Lembeyan pun dialihkan melewati Desa Balerejo Kecamatan Kawedanan.

“Bagi warga yang melintas atau hendak menuju arah Magetan atau Ponorogo, dimohon untuk tidak melewati jembatan di wilayah ini,” terang Sadikun warga setempat kepada nusadaily.com.

Sejumlah pejabat Pemkab Magetan tampak meninjau lokasi jembatan putus di Desa Ngunut Kecamatan Kawedanan dan mengupayakan perbaikan sementara agar kembali dapat dilalui.

Baca juga: Kabar Manis! Harga Jagung di Magetan Naik 27 Persen, Tembus Rp7.400 per Kg

“Sementara kami upayakan perbaikan agar jembatan ini bisa dilalui, mengingat jalur ini merupakan akses utama antar Kabupaten dan Kecamatan. Serta antar daerah yang menjadi akses ekonomi masyarakat,” kata Muchtar Wahid Plt DPUR Magetan. Dsy11

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru